​Mengusung Semangat ‘Prananing Atma Raksa’, Finalis Jegeg Bagus Bali 2026 Disiapkan Jadi Duta Pariwisata yang Kedepankan Budaya Bali
Banner Bawah

​Mengusung Semangat ‘Prananing Atma Raksa’, Finalis Jegeg Bagus Bali 2026 Disiapkan Jadi Duta Pariwisata yang Kedepankan Budaya Bali

Admin 2 - atnews

2026-06-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - ​Mengusung Semangat ‘Prananing Atma Raksa’, Finalis Jegeg Bagus Bali 2026 Disiapkan Jadi Duta Pariwisata yang Kedepankan Budaya Bali
Duta Pariwisata Provinsi Bali Tahun 2026 (ist/atnews)
​Denpasar (Atnews) – Proses pemilihan Duta Pariwisata Provinsi Bali Tahun 2026 memasuki babak baru. Sebanyak sembilan pasang finalis yang mewakili seluruh kabupaten/kota se-Bali resmi diperkenalkan kepada publik dalam acara Press Conference Jegeg Bagus Bali 2026 di Amphitheater Living World Denpasar, Jumat (19/6).

​Acara yang berlangsung interaktif ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Dr. Drs. I Wayan Sumarajaya, M.Si., beserta jajaran pejabat struktural, fungsional, dan staf di lingkungan Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Turut hadir pula para sponsor, mitra kerja, serta rekan media. Tahun ini, ajang bergengsi tersebut mengusung tema “Prananing Atma Raksa” yang bermakna “Penjagaan terhadap Nafas Kehidupan” atau “The Sanctuary of the Living Soul”.

Sebuah konsep yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hidup secara fisik dan spiritual, sekaligus merawat budaya, tradisi, dan kearifan lokal sebagai identitas utama Pulau Dewata. Tema ini mengajak generasi muda tidak hanya mengejar pencapaian material, tetapi juga merawat kehidupan batin sebagai fondasi karakter dan integritas.

​Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, menegaskan bahwa ajang ini merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda untuk mendukung pembangunan pariwisata Bali yang berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat.
​“Keunggulan Bali sesungguhnya terletak pada harmonisasi hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam sebagaimana filosofi Tri Hita Karana.

Karena itu Jegeg Bagus Bali tidak hanya menjadi ikon pariwisata, tetapi juga duta yang mampu menyuarakan nilai-nilai luhur budaya Bali serta mengedukasi masyarakat dan wisatawan tentang pentingnya pelestarian budaya dan lingkungan,” ujar Sumarajaya.

​Sumarajaya menambahkan, Dinas Pariwisata Provinsi Bali terus melakukan evaluasi tahunan agar para finalis semakin diarahkan menjadi duta pariwisata yang aktif membantu pemerintah mempromosikan destinasi serta mengampanyekan pelestarian budaya.
​"Generasi muda harus ikut mengambil bagian dalam pembangunan pariwisata. Mereka nantinya diharapkan mampu membantu sosialisasi program-program pariwisata Bali agar pembangunan sektor ini tetap berkelanjutan,” katanya.

​Dalam sesi perkenalan, ke-9 pasang finalis yang merepresentasikan keberagaman potensi generasi muda Bali tampil ke depan publik untuk menyampaikan advokasi yang mereka usung. Berbagai isu strategis dipaparkan secara lugas, mulai dari pelestarian budaya, pengembangan desa wisata, pemberdayaan pemuda, penguatan ekonomi kreatif, hingga isu pariwisata berkelanjutan demi menjawab tantangan masa depan.

​Melalui sesi tanya jawab yang dinamis dengan media dan pengunjung, para finalis dinilai tidak hanya berdasarkan penampilan fisik, melainkan juga aspek karakter, kepemimpinan, wawasan budaya, serta kemampuan komunikasi.

​Ajang yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bali bersama Semeton Jegeg Bagus Bali ini masih akan berlanjut melalui serangkaian tahapan ketat. Mulai dari visitasi, social project, fashion show, motion challenge, malam budaya, deep interview, hingga puncaknya pada malam Grand Final Jegeg Bagus Bali 2026.

​Berikut adalah daftar lengkap finalis Jegeg Bagus Bali 2026 yang siap berkompetisi dan mengabdi di masyarakat:

​Kabupaten Badung: Ni Made Yulan Pradnyaning (Universitas Udayana) & Putu Abhidhamma Dharmika Putra (SMA Negeri 1 Kuta Utara).
​Kabupaten Bangli: Gusti Ayu Anggi Regina Arya Putri (Universitas Warmadewa) & I Made Candra Widjaya (Universitas Udayana).

​Kabupaten Buleleng: Luh Velia Putri Arsita (Universitas Pendidikan Ganesha) & Gede Raditya Harischandra Kusa (Universitas Pendidikan Ganesha).
​Kota Denpasar: Wayan Inggi Pratiwi (Universitas Udayana) & Kadek Refan Resepiyan Artadhi (Universitas Udayana).

​Kabupaten Gianyar: Ni Komang Yunita Purnama Sari (Universitas Udayana) & Ari Dwarsa Dhyana Yogananda (Universitas Udayana).

​Kabupaten Jembrana: Ni Komang Vira Ananda Putri (SMA Negeri 2 Negara) & I Ngurah Putu Adi Artha Wirawan (SMA Negeri 2 Negara).

​Kabupaten Karangasem: Ni Putu Nadine Villarin Manda (Politeknik Negeri Bali) & Ida Bagus Girindra Yogananta (Universitas Udayana).

​Kabupaten Klungkung: Ni Luh Komang Chika Widhi Sari (Universitas Udayana) & Putu Orlon Putra Santosa (Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia/INSTIKI).
​Kabupaten Tabanan: Ni Luh Made Maha Sanjiwani (Poltekkes Kemenkes Denpasar) & I Made Wikrama Atmaja (Universitas Udayana). (SUK/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kapal Kandas,  Ratusan Penumpang Dievakuasi Tim SAR 

Terpopuler

Kemenangan Dharma atas Adharma Tidak Sebatas Slogan, Merta: Adat dan Budaya Bali Bisa Bertahan Sepanjang Masih Ada Tanah

Kemenangan Dharma atas Adharma Tidak Sebatas Slogan, Merta: Adat dan Budaya Bali Bisa Bertahan Sepanjang Masih Ada Tanah

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Stan PKB 2026 Digratiskan, Putri Koster Pastikan Tidak Ada Pungli Bagi Pedagang

Stan PKB 2026 Digratiskan, Putri Koster Pastikan Tidak Ada Pungli Bagi Pedagang

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung