Kendalikan Inflasi Jelang Hari Raya, OJK dan FKLJK Bali Gelar Pasar Murah Peken Galungan
Kendalikan Inflasi Jelang Hari Raya, OJK dan FKLJK Bali Gelar Pasar Murah Peken Galungan
Admin 2 -
atnews
2026-06-14
Bagikan :
Pasar Murah "Peken Galungan dan Kuningan"(ist/atnews)
Denpasar (Atnews) - Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Provinsi Bali kembali menyelenggarakan Pasar Murah "Peken Galungan dan Kuningan".
Kegiatan rutin enam bulanan yang digelar pada Minggu (14/6) di depan Kantor Gubernur Bali, Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar ini, dirancang untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan sarana upacara, sekaligus menjaga stabilitas harga dan daya beli menjelang hari raya keagamaan.
Selain menyediakan kebutuhan dapur seperti beras premium, minyak goreng, gula, dan telur dengan harga di bawah pasar, acara tahun ini menampilkan daya tarik unik berupa penjualan canang atau banten seharga Rp157.
Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Bali, Irhamsah, menjelaskan bahwa angka tersebut sengaja dipilih untuk merepresentasikan Kontak 157, nomor layanan pengaduan resmi OJK yang beroperasi 24 jam.
"Rp157 dipilih untuk mengingatkan masyarakat terkait pengaduan OJK di nomor 157, dengan pelayanan 24 jam," ujar Irhamsah.
Momentum keramaian ini juga dimanfaatkan OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui kehadiran mobil Simolek. Petugas OJK bersiaga memberikan layanan konsultasi mengenai produk jasa keuangan yang legal, sekaligus memberikan edukasi kepada warga agar mampu mengenali dan melaporkan ancaman pinjaman online serta investasi ilegal.
Semangat gotong royong dalam mengendalikan laju inflasi ini turut ditegaskan oleh Ketua FKLJK Provinsi Bali, I Nyoman Sudharma. Ia menyebutkan bahwa forum yang menaungi sektor perbankan, asuransi, dan lembaga keuangan di bawah pengawasan OJK ini berkomitmen penuh mendukung kesejahteraan masyarakat Bali lewat kearifan lokal.
"Kegiatan ini dilaksanakan setiap Galungan, tentunya dalam rangka mendukung program penanganan inflasi jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan," ujarnya. Lebih lanjut, Sudharma menambahkan bahwa meskipun tidak ada skema subsidi langsung pada barang yang dijual, pihak penyelenggara memfasilitasi seluruh pelaku usaha dengan menyediakan 45 stan secara gratis.
Dengan fasilitas bebas biaya stan tersebut, para pelaku UMKM diharapkan dapat langsung memberikan harga terbaik yang jauh lebih murah dan ramah di kantong masyarakat yang sedang bersiap menyambut hari raya. (Z/002)