Denpasar (Atnews) - Tim Kampus Berdampak Bina Desa Pedungan 2026 Universitas Udayana sukses menyelenggarakan Lokakarya Edukatif bertema “Eco Enzyme Goes to School: Pemanfaatan Eco Enzyme sebagai Solusi Inovatif Pengelolaan Limbah Organik yang Ramah Lingkungan” serta Penebaran Eco Enzyme sebanyak 45 Liter (atau setara dengan 30 botol berukuran 1,5 Liter) yang dilaksanakan di Kelurahan Pedungan/Desa Adat Pedungan, Jum'at (12/6).
Kegiatan Lokakarya ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada generasi muda dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna.
Lokakarya yang berlangsung secara interaktif ini menghadirkan pemaparan lengkap mengenai Proses Pemilahan Sampah, Pengertian serta Manfaat Eco Enzyme, Bahan-Bahan serta Cara Pembuatan Eco Enzyme, dan Proses Fermentasi Eco Enzyme Pada Lokakarya ini, Tim Bina Desa Pedungan 2026 mengundang 3 sekolah, yakni SMP Ganesha, SMP Dharma Wiweka, dan SMP PGRI 4 Denpasar, Peserta diajak untuk memahami bahwa limbah organik tidak harus menjadi beban, melainkan dapat diubah menjadi cairan serbaguna yang terbebas dari bahan kimia berbahaya.
Koordinator Tim Bina Desa Pedungan 2026, I Gusti Agung Ngurah Gorda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata menghubungkan ilmu pengetahuan kampus dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui sekolah, kami ingin menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pengelolaan sampah serta pelestarian lingkungan, ujarnya.
Sekretaris Lurah Pedungan, I Wayan Diana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Lokakarya Eco Enzyme yang diselenggarakan oleh Tim Bina Desa Pedungan 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk untuk memahami pentingnya pengolahan sampah organik melalui pembuatan Eco Enzyme serta mengajak para peserta untuk menerapkan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini.
Diharapkan setelah mengikuti lokakarya ini, para siswa dan tenaga pendidik dapat menerapkan serta menularkan pengetahuan tersebut ke lingkungan keluarga dan sekitarnya, sehingga tercipta budaya pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan mendukung terwujudnya lingkungan Pedungan yang asri serta lestari. (Z/002)