Datang Langsung ke Jembrana, Peneliti Jepang Yusuke Koizumi Terkesan dengan Banjar Smart Hub Warnasari
Banner Bawah

Datang Langsung ke Jembrana, Peneliti Jepang Yusuke Koizumi Terkesan dengan Banjar Smart Hub Warnasari

Admin 2 - atnews

2026-06-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Datang Langsung ke Jembrana, Peneliti Jepang Yusuke Koizumi Terkesan dengan Banjar Smart Hub Warnasari
inovasi Banjar Smart Hub (ist/atnews)
Jembrana (Atnews) - Inovasi Banjar Smart Hub mengantarkan Desa Warnasari, khususnya Banjar Warnasari Kelod menuai pengakuan luar biasa dari berbagai kalangan.

Salah satunya, pengakuan datang dari akademisi, sosiolog, dan peneliti dari Universitas Hitotsubashi, Jepang, Yusuke Koizumi, Ph.D.,.

Bahkan, Yusuke Koizumi sendiri datang secara langsung ke Desa Warnasari, untuk mengetahui lebih dalam terkait Inovasi Banjar Smart Hub yang merupakan keberlanjutan dari program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) Warnasari.

Yasuke Koizumi diketahui berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), khususnya cabang BPS di Jembrana, Bali. Ia  mengkhususkan diri dalam studi Asia Tenggara, pembangunan pedesaan, dan pergeseran demografis. 

Dalam kunjungan tersebut, Yasuke Koizumi diterima langsung oleh Kelian Banjar Warnasari Kelod, I Kadek Sri Rama Usmantara beserta perangkat Desa Warnasari di Balai Banjar Warnasari Kelod, Jumat (12/6).

Pertama menginjakkan kaki di Desa Warnasari, Yusuke Koizumi menunjukkan kekagumannya tentang lingkungan desa yang masih sangat asri, indah dan bersih.

"Pertama kali datang dan melihat, Saya kagum sekali, desa ini (warnasari) lingkungannya sangat asri, indah, bersih sekali," ungkapnya.

Lebih lanjut, setelah mendengar terkait pemaparan tentang inovasi Banjar Smart Hub yang merupakan dari keberlanjutan program Desa Cantik Warnasari, Yusuke menyebut ini menjadi salah satu contoh yang luar biasa. 

Bagaimana dari program desa Cantik mampu melahirkan inovasi program yang luar biasa dalam  memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya kembali mengapresasi program Banjar Smart Hub ini, tentu semua diawali dari pondasi data yang telah disusun dan terverifikasi dengan baik. Dengan data yang valid, kemudian didukung dengan sentuhan inovasi maka lahirkan program yang luar biasa ini. Semoga ini bisa diaplikasikan didesa-desa lainnya," ujarnya.

Untuk lebih menguatkan lagi program yang telah berjalan, Pihaknya akan membantu penguatan data spasial Desa Warnasari khususnya Banjar Warnasari Kelod. 

Data spasial adalah data yang menunjukkan lokasi, posisi, luas, dan sebaran suatu objek di wilayah, seperti lahan pertanian, permukiman, sumber air, jalan, fasilitas umum, dan potensi lainnya yang ditampilkan dalam bentuk peta digital.

"Melalui data spasial yang lebih akurat, Banjar dapat menyusun perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya, serta program Banjar Smart Hub secara lebih terarah, tepat sasaran, dan berbasis data," ucapnya.

Sementara itu, Kelian Banjar Warnasari Kelod, I Kadek Sri Rama Usmantara mengaku sangat berkesan sekali atas kunjungan yang luar biasa dari  Yusuke Koizumi, Ph.D.,  selaku akademisi, sosiolog, dan peneliti dari Universitas Hitotsubashi, Jepang.

Baginya, momentum ini sangat penting sekali untuk memperdalam ilmu, sharing pendapat dan masukan untuk lebih menyempurnakan program Banjar Smart Hub ini.

"Beliau adalah seorang peniliti yang fokus di Asia Tenggara, khususnya pembagunan pedesaan. Meski singkat sekali, namun banyak yang ilmu yang beliau berikan dan itu semua itu sejalan untuk penyempurnaan program Banjar Smart Hub kita ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, Banjar Smart Hub Warnasar Kelod, Desa Warnasari dilaunching beberapa waktu lalu oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.

Balai banjar yang biasanya hanya digunakan untuk urusan adat, telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan publik digital bertajuk Banjar Smart Hub (BSH).

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengapresiasi terobosan inovatif kelian dan seluruh tokoh masyarakat Banjar Wanasari Kelod yang sukses melahirkan inovasi Banjar Smart Hub ini. Warga kini makin mudah mengurus administrasi, mengakses layanan publik, hingga membayar pajak melalui satu aplikasi di ponsel pintar. (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Mendesak Pembangunan Jembatan di Bhuana Giri Karangasem

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Senantara: Kita Butuh Investor yang Jaga Bali, Bukan Cuma Cari Untung

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia