Denpasar (Atnews) – Semangat nasionalisme dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kembali digaungkan dalam Perayaan Bulan Bung Karno 2026 yang digelar di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Kota Denpasar, Sabtu (6/6/2026).
Selain menghadirkan pertunjukan teater kolosal yang mengisahkan perjalanan hidup Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, perayaan tahun ini juga menyuguhkan inovasi kreatif berupa photobox bertema Bung Karno yang menjadi magnet bagi kalangan generasi muda.
Photobox tersebut dikemas dengan konsep vintage yang memadukan nuansa sejarah perjuangan Sang Proklamator dengan tren fotografi yang saat ini digemari anak muda. Setiap sudut photobox dihiasi visual yang menggambarkan perjalanan perjuangan Bung Karno, mulai dari semangat kemerdekaan, lahirnya Pancasila, hingga pesan-pesan kebangsaan yang menjadi warisan penting bagi Indonesia.
Inovasi tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para pengunjung. Sejak kegiatan dibuka, photobox menjadi salah satu lokasi yang paling ramai didatangi mahasiswa, pelajar, komunitas seni, hingga masyarakat umum yang ingin mengabadikan momen sekaligus mengenal lebih dekat sosok Bung Karno.
Wakil Koordinator Perayaan Bulan Bung Karno 2026 yang juga Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali, Made Supartha, mengatakan konsep photobox sengaja dihadirkan sebagai pendekatan baru dalam mengenalkan sejarah perjuangan Bung Karno kepada generasi muda.
Menurutnya, edukasi sejarah tidak harus selalu dilakukan melalui metode formal, tetapi juga dapat dikemas secara kreatif sehingga lebih mudah diterima oleh anak muda.
"Kami ingin anak-anak muda datang bukan hanya untuk berfoto, tetapi juga memahami makna yang ada di balik setiap visual yang ditampilkan. Bung Karno adalah sosok yang meletakkan dasar-dasar kebangsaan Indonesia. Melalui photobox ini kami berharap generasi muda semakin mengenal perjuangan, pemikiran, dan semangat beliau dalam membangun bangsa," ujar Made Supartha.
Ia menjelaskan, konsep tersebut menjadi jembatan yang menghubungkan sejarah dengan budaya populer masa kini. Ketika generasi muda tertarik mengabadikan momen di photobox, secara tidak langsung mereka juga diajak mengenal kembali nilai-nilai nasionalisme, persatuan, gotong royong, serta semangat cinta tanah air yang selalu diajarkan Bung Karno.
Made Supartha mengungkapkan dirinya pun telah mencoba langsung berfoto di area photobox tersebut. Menurutnya, suasana yang dihadirkan benar-benar mampu membawa pengunjung merasakan kembali perjalanan sejarah Bung Karno melalui desain visual yang autentik, artistik, dan penuh makna.
"Tempat ini benar-benar menggambarkan perjalanan sejarah Bung Karno. Tidak hanya menarik untuk berfoto, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan dan Pancasila lahir dari perjuangan panjang para pendiri bangsa. Semangat itu harus terus diwariskan kepada generasi muda," katanya.
Ia berharap pendekatan kreatif seperti ini dapat menjadi inspirasi dalam memperkenalkan sejarah kepada generasi muda, sehingga Bung Karno tidak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku pelajaran, tetapi juga sebagai sumber inspirasi yang relevan bagi kehidupan masa kini.
Melalui perpaduan seni, sejarah, dan teknologi visual, Perayaan Bulan Bung Karno 2026 di Bali membuktikan bahwa nilai-nilai perjuangan dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan generasi muda.
Kehadiran photobox bertema Bung Karno menjadi simbol bahwa sejarah tidak hanya untuk dikenang, tetapi juga dapat dihidupkan kembali sebagai inspirasi dalam membangun karakter, memperkuat nasionalisme, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara. (VAN/002)