Oleh Jro Gde Sudibya
Karya Sutasoma oleh Mpu Tantular di abad ke-14 di era kejayaan Majapahit.
Mpu Tantular beragama Buddha dalam agama resmi kerajaan Majapahit yang Ciwa Buddha.
Di era kejayaan Majapahit, toleransi kehidupan beragama tidak saja dihargai tetapi dimuliakan.
Kakawin yang dilantunkan di acara penyampaian Pokok-Pokok Pemikiran dari Forum Pemerhati Pembangunan Bali, For HATI Bali, di Wantilan Gedung DPRD Bali, Rabu, 3 Juni 2026, bertepatan dengan Raina Buda Manis Julungwangi, 14 hari menuju Galungan, bermakna ekspresi insan manusia untuk mencapai Nirwana.
Dalam ungkapan Mpu Tantular, nirsraya, insan-insan manusia rokhani yang menempuh perjalanan menuju Nirwana. Karya sastra Sutasoma yang sangat terkenal itu, menggugah seorang budayawan putra Minang yang sangat mencintai budaya Nusantara, Muhammad Yamin, mengutip satu bait Karya sastra Sutasoma "Bhineka Tunggal Ika,Tan Hana Dharma Mangruwa", walaupun berbeda, tetapi kebenaran itu satu jua".
Usulan putra Minang ini diterima dalam Sidang PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang sekarang menjadi Sesanti Negara.
Kidung yang dikembangkan di Wantilan DPRD Bali di atas, sebut saja satu "rumpun" dengan uncaran "Bhineka Tunggal Ika", gambaran perjalanan rokhani manusia menuju Nirwana.
Karya sastra Sutasoma sangat digemari oleh para pengawi di Bali sampai hari ini. Gelising cerita Karya Sutasoma tidak terlalu banyak mengulas sastra rokhani, tetapi sebagian besar menggambarkan perjalanan Sang Mpu yang "memotret" kebesaran Majapahit.
Tanah yang subur, hasil pertanian yang mengagumkan, pemandangan alam yang indah, istana yang megah, para kesatria yang gagah, putri dan para dayang yang nan cantik dan ceria, kehidupan masyarakat yang sejahtera.
Sudah tentu, perjalanan kesatria yang gagah berani, rendah hati, dan memegang keyakinan/Sraddha, kepemimpinan merupakan kesempatan emas untuk mencapai Nirwana, dengan modal kuat KASIH SAYANG, Sang Sutasoma.
Pesan kepemimpinan Sutasoma yang sampai hari relevan buat Bali dan juga Indonesia.
*) Jro Gde Sudibya, penasehat For HATI Bali.