Buleleng (Atnews) - Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kembali menggelar kegiatan Pasar Rakyat Bali Berbelanja dan Berbagi yang keempat kalinya diselenggarakan di Taman Kota/Lapangan Ngurah Rai Singaraja, Buleleng, Bali Kegiatan yang berlangsung di LapanganTaman Kota Ngurah Rai Singaraja, Jumat (5/6), tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga wujud kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Galungan.
Mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Sekretaris I Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, hadir bersama jajaran perangkat daerah Provinsi Bali dan para Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Bali. Dalam sambutannya, Ny. Seniasih menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong seluruh Tim Penggerak PKK kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dalam kegiatan berbelanja dan berbagi kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Tim Penggerak PKK terhadap masyarakat sekaligus upaya mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal. Ia menegaskan bahwa produk-produk lokal Bali harus terus dibina dan dikembangkan agar mampu bersaing serta tidak kalah dengan produk dari luar daerah.
"Jangan sampai produk lokal kita kalah karena kurang percaya diri. Produk-produk yang ditampilkan sangat bagus dan merupakan hasil karya masyarakat lokal yang harus terus kita dukung dan banggakan," ujarnya.
Ny. Seniasih juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan kuliner dan produk khas daerah sebagai identitas masing-masing kabupaten di Bali. Menurutnya, kekhasan daerah menjadi daya tarik yang harus dijaga di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra menyampaikan terima kasih kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang telah memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal Buleleng untuk mempromosikan produknya. Ia menjelaskan, kegiatan Pasar Rakyat kali ini diikuti oleh 123 pelaku usaha yang terdiri dari 38 pelaku usaha sektor pertanian, 32 pelaku usaha kuliner, 30 pelaku usaha olahan pangan, dan 23 pelaku usaha industri kerajinan menengah.
Berbagai produk unggulan Kabupaten Buleleng turut ditampilkan, mulai dari buah-buahan lokal seperti anggur dan jambu kristal, produk perikanan berupa bandeng tanpa duri dan lele, hingga aneka olahan pangan seperti produk berbahan sorgum, daun kelor, dodol Julah, serta urutan asap Desa Tajun. Selain itu, kuliner khas Buleleng seperti belayag, siobak, sate kakul, sudang lepet, dan jukut undis juga menjadi daya tarik bagi pengunjung.
"Tujuan kegiatan ini adalah menggeliatkan sektor ekonomi lokal sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas," jelas Ny. Wardhany.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 masyarakat kurang mampu menerima bantuan paket sembako hasil gotong royong Tim Penggerak PKK Provinsi Bali bersama Tim Penggerak PKK kabupaten/kota se-Bali. Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Galungan.
Hingga siang hari, transaksi penjualan yang tercatat dalam kegiatan Pasar Rakyat telah mencapai sekitar Rp 300 juta lebih, bahkan hingga pukul.16.00 wita, data yang diperoleh media ini, ternyata berhasil memenuhi target yang dipatok sebesar Rp 700 juta.
Melalui kegiatan Pasar Rakyat Bali Berbelanja dan Berbagi, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta dukungan terhadap produk lokal dapat terus tumbuh guna memperkuat perekonomian masyarakat Bali secara berkelanjutan. (WAN/002)