14 Mayat Terlantar Dikremasi Secara Hindu
Banner Bawah

14 Mayat Terlantar Dikremasi Secara Hindu

Atmadja - atnews

2019-11-29
Bagikan :
Dokumentasi dari - 14 Mayat Terlantar Dikremasi Secara Hindu
Slider 1
Denpasar, 29/11 (Atnews) - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar bersama Dinas Sosial Provinsi Bali melakukan kremasi bersama terhadap 14 jenazah terlantar atau tidak beridentitas yang selama ini berada di ruang jenazah RSUP Sanglah, Denpasar.
Proses kremasi dilaksanakan pada Kamis (28/11) di Krematorium Mumbul, Nusa Dua, Badung.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra Usai mengikuti proses kremasi, mengatakan jika jenazah yang paling lama adalah satu tahun dua bulan. Jenazah-jenazah tersebut sudah dinyatakan terlantar sesuai ketentuan dari kepolisian.
"Kremasi massal dilakukan di Krematorium Mumbul selama Dua hari. Kremasi ini diupacarai secara agama Hindu dan dari  jenazah yang dikremasi, ada yang dewasa, kerangka, dan juga bayi," jelasnya.
Menurut mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali ini, sebagian besar kasus jenazah terlantar ini tanpa keluarga dan juga dibuang (Bayi), dan kasus jenazah terlantar ini rutin dilaksanakan sebagai tanggungjawab pemerintah.
"Jenazah dikremasi dengan upacara secara Hindu hingga pelarungan abu ke laut,” katanya.
Birokrat asal Buleleng ini mengatakan, sebenarnya terdapat 20 jenazah di RSUP Sanglah namun baru 14 yang dilakukan kremasi. Empat jenazah lainnya digunakam oleh RSUP Sanglah untuk penelitian akademis, sementara dua jenazah lagi masih menjadi barang bukti kepolisian. (*)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wagub Cok Ace Harap Tour De Ubud Dorong Penguatan Pariwisata Bali

Terpopuler

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif