Buleleng (Atnews) - DPRD Bali merekomendasikan percepatan perbaikan venue olahraga di Kabupaten Buleleng sebagai langkah mendesak untuk mendukung kesiapan daerah ini sebagai tuan rumah tunggal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVII tahun 2027. Rekomendasi tersebut mengemuka saat Komisi IV DPRD Bali melakukan kunjungan kerja ke KONI Buleleng, Selasa (5/5/2026).
Kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bali yang sekaligus Ketua Rombongan, I Nyoman Wirya, bersama sejumlah anggota dewan, di antaranya Ni Wayan Sari Galung, Putu Mangku Mertayasa, dan I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya. Kehadiran rombongan diterima Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova Anita Putra, beserta jajaran pengurus dan ketua cabang olahraga di ruang rapat KONI Buleleng.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Bali melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan Buleleng, baik dari sisi teknis maupun kelayakan sarana olahraga yang akan digunakan selama Porprov berlangsung.
Anggota Komisi IV DPRD Bali, Putu Mangku Mertayasa, mengatakan berdasarkan hasil pemaparan dan peninjauan lapangan, Buleleng dinilai siap menjadi tuan rumah. Namun, sejumlah venue olahraga masih membutuhkan rehabilitasi besar agar memenuhi standar penyelenggaraan event olahraga tingkat provinsi.
“Secara umum Buleleng siap menjadi tuan rumah Porprov 2027. Namun, dari sisi kelayakan venue, masih perlu dilakukan sejumlah perbaikan. Karena itu, kami akan merekomendasikan percepatan penganggaran agar rehabilitasi bisa dilakukan secepatnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KONI Buleleng telah mengajukan proposal kebutuhan anggaran sebesar Rp26,2 miliar kepada Pemerintah Provinsi Bali dan DPRD Bali. Dari total tersebut, sekitar Rp20 miliar dinilai menjadi kebutuhan minimal yang wajib dipenuhi untuk mendukung rehabilitasi sarana dan prasarana olahraga.
Menurutnya, DPRD Bali akan menindaklanjuti hasil kunjungan tersebut melalui rapat bersama instansi terkait, termasuk KONI Bali, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaraga Provinsi Bali, dan Bappeda, guna mempercepat proses penganggaran. Targetnya, bantuan perbaikan venue dapat mulai direalisasikan pada tahun 2026 agar persiapan berjalan optimal sebelum pelaksanaan Porprov.
“Kalau penganggaran baru masuk tahun 2027 tentu akan terlambat. Harapan kami, tahun 2026 sudah bisa direalisasikan sehingga Buleleng tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu menjadi contoh penyelenggaraan Porprov ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Buleleng, Putu Nova Anita Putra, mengungkapkan sebagian besar venue olahraga di Buleleng terakhir kali mendapat rehabilitasi pada tahun 2015, saat Buleleng menjadi salah satu tuan rumah Porprov Bali. Sejak itu, belum ada pembenahan permanen yang signifikan.
“Sudah lebih dari satu dekade venue-venue ini belum mendapat rehabilitasi menyeluruh. Dengan penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah tunggal Porprov 2027, tentu perbaikan fasilitas menjadi kebutuhan mendesak,” jelasnya.
Nova berharap dukungan DPRD Bali dapat memperlancar komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Bali sehingga bantuan stimulan rehabilitasi venue bisa segera direalisasikan.
“Dengan terpenuhinya anggaran yang diusulkan, Buleleng optimistis mampu menghadirkan sarana olahraga yang representatif dan layak untuk menyukseskan Porprov Bali XVII tahun 2027,”tandasnya. (WAN/002)