Banner Bawah

Dana Rp. 250 M untuk Gedung Parkir Bertingkat di Batur, Sebaiknya Selamatkan untuk Danau Batur dan Gunung Tampurhyang

Admin 2 - atnews

2026-04-27
Bagikan :
Dokumentasi dari - Dana Rp. 250 M untuk Gedung Parkir Bertingkat di Batur, Sebaiknya Selamatkan untuk Danau Batur dan Gunung Tampurhyang
Jro Gde Sudibya, Intelektual Hindu (ist/atnews)

Oleh Jro Gde Sudibya

Rencana proyek "berlabel" percepatan pembangunan infrastruktur tahun 2026 untuk pembangunan gedung parkir bertingkat di Pura Gede Batur senilai Rp.250 M, sebaiknya dipergunakan untuk penyelamatan dan pemulyaan kawasan Danau Batur dan Gunung Tampurhyang.

Dengan sejumlah alasan mendasar yakni:
a) Konsistensi visi Sat Kerthi Loka Bali, dalam perspektif teo-filosofi masyarakat Hindu di Bali, dalam bahasa sederhananya, "menghadirkan" Tuhan dan Sorga di dunia
b) Berangkat dari implementasi Sraddha, keimanan di atas, Gunung Batur dan ekosistem penunjangnya yang merupakan simbol Lingha Pakulun Ida Bhatari Dewi Danu, sumber dan "pemberi" kemakmuran semestinya diselamatkan dan dimulyakan
c) Seturut dengan penyelamatan dan pemulyaan Danau Batur, penyelamatan dan pemulyaan Gunung Tampurhyang. simbolik Lingha Tuhan Wisnu, dalam sistem keyakinan Bali sebagai Padma Bhuwana.

Program komprehensif penyelamatan dan pemulyaan Danau Batur, menyebut beberapa:
a) Penanaman kembali hutan di semua desa Lintang Danu terutama di sisi Timur yang dalam beberapa dasa warsa terakhir mengalami alih fungsi lahan. Program reboisasi berkelanjutan dengan melibatkan  Desa Pakraman
b) Melakukan normalisasi Tukad Balingkang di sisi Timur, untuk menghindarkan aliran lumpur dari arah Timur Danau masuk ke Danau Batur melalui Desa Songan
c) Melakukan penyedotan lumpur secara hati-hati di kawasan danau batur dan program "pembersihan" lainnya untuk mengembalikan kesucian Danau Batur dan mengembalikan air Danau Batur bersih dan sehat tanpa risiko potensi keracuan sebut saja zat besi jenis mercuri
d) Menata kembali kontur ruang di semua Desa Lintang Danu, untuk menghindarkan risiko longsor dan sejenisnya yang sering terjadi dan banyak memakan korban
e) Memetakan simpul-simpul Desa, Banjar miskin di kawasan tersebut yang kemudian didukung oleh program pengentasan kemiskinan terpadu dan berkelanjutan. Sudah tentu merupakan sebuah ironi, di Kawasan Danau Batur yang merupakan simbol kemakmuran, sebagian krama tertatih-tatih hidup dalam kemiskinan berkepanjangan?

Program komprehensif penyelamatan dan pemulyaan Gunung Tampurhyang:
a) Menertibkan secara keras, wisata naik gunung dengan mobil dan motor, dengan  merusak dan "ngeletehin" Gunung Tampurhyang. Masak dengan uang Rp.500 ribu per wisatawan, kita rusak Gunung  Tampurhyang?
b) Dari perspektif sejarah kepemimpinan Bali tempo dulu yang membanggakan, kawasan hutan  tempat Ida Dalem Waturenggong "newa sraya" dari Toya Mampeh mendaki Gunung Tampurhyang dari sebelah barat semestinya direhabilitasi. dikembalikan fungsinya sebagai tempat "metirtha yatra" terbatas dan bertanggung-jawab
c) Ekspansi, pengrusakan hutan Gunung Tampurhyang sudah berlangsung massif, mesti segera ditertibkan. Reboisasi secara menyeluruh, rehabilitasi kawasan secara maksimal, menutup villa yang ada: ring madyaning" Gunung Tampurhyang Merehabilitasi kawasan, termasuk Enjung yang disebut dengan Enjung Julia Robert, tempat shooting film oleh bintang holywood yang ternama itu. Pejabat kehutanan yang bertanggung-jawab terhadap proses kerusakan hutan mesti dimintakan pertanggungjawaban.

Gunung Batur meletus tahun 1926, telah  berlangsung  100 tahun lalu. Desa di bawah Bumbung Klambu pindah sementara ke Desa Bayung Gede dan kemudian menetap penduduknya sekarang  di Desa Batur.

Penyelamatan dan pemulyaan Danau Batur dan Gunung Tampurhyang, merupakan "momenth of truth" bagi perayaan 100 tahun letusan Gunung Batur. Dalam bahasa filosofi sejarah sedang terbentuk di kawasan yang dimulyakan dan disucikan tersebut.

*) Jro Gde Sudibya, Intelektual Hindu, Penulis buku Agama Hindu dan Kebudayaan Bali.

Baca Artikel Menarik Lainnya : PVMBG Tetapkan Zona Berbahaya Sektoral Gunung Karangetang

Terpopuler

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

Pasca Segel BTID, Bandesa Adat Pariatha Nilai Aksi Dukungan Pansus TRAP Mengatasnamakan 'Warga Serangan', Curigai Benturkan dengan Investor

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia