Banner Bawah

Terima Aspirasi Kelompok Tani Hutan Pejarakan, Ketua DPRD Buleleng Dukung Pengelolaan Hutan Berbasis Pelestarian dan Ekonomi

Admin 2 - atnews

2026-04-22
Bagikan :
Dokumentasi dari - Terima Aspirasi Kelompok Tani Hutan Pejarakan, Ketua DPRD Buleleng Dukung Pengelolaan Hutan Berbasis Pelestarian dan Ekonomi
Ketua DPRD Buleleng Ngurah Arya (ist/atnews)

Buleleng (Atnews) - Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menerima audiensi dari pengelola Wisata Alam Kubu Bali Menjangan bersama perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) "Kemiri Indah" Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, berlangsung di Ruang kerjanya Selasa (21/4/2026). 

Audiensi ini dalam rangka membahas mengenai implementasi rekomendasi Pansus DPRD Provinsi Bali terkait tata kelola hutan desa di wilayah LPHD Wana Makmur.

Ketua DPRD Buleleng Ngurah Arya menyampaikan apresiasinya terhadap langkah proaktif masyarakat Pejarakan yang ingin menyelaraskan pemanfaatan hutan dengan aturan yang berlaku. Meskipun terdapat dinamika terkait regulasi dan izin, beliau menegaskan bahwa semangat masyarakat untuk menjaga hutan harus diberikan toleransi dan dukungan penuh.

"Langkah kawan-kawan dari Gerokgak ini sudah benar. Sesuai aturan Lembaga Pengelolaan Hutan Desa, kelompok tani memang diperbolehkan mengelola hutan untuk kemanfaatan ekonomi sekitar. Ini adalah kata kunci: kelestarian hutan terjaga, ekonomi masyarakat bergerak," ujar Ketua DPRD.

Pengelola usaha wisata Kubu Bali Menjangan, Ketut Danu, menyampaikan kekhawatiran terkait dampak rekomendasi Pansus DPRD Bali yang dapat mempengaruhi akses dan izin pengelolaan kawasan hutan yang selama ini sudah berjalan.

Dalam audiensi tersebut, Pengelola menegaskan bahwa kegiatan wisata di Kubu Bali Menjangan berfokus pada pemulihan hutan yang kritis melalui penanaman pohon, bukan sekadar komersialisasi.

Masyarakat berharap kebijakan pemerintah lebih melindungi hak-hak pelaku usaha pariwisata lokal yang telah berkontribusi menjaga kawasan.

Ketua DPRD Buleleng menegaskan bahwa meskipun kewenangan penuh mengenai kehutanan berada di tangan Pemerintah Provinsi, DPRD Buleleng akan bertindak sebagai jembatan dan penyeimbang.

"Kita tidak ingin hanya karena persoalan administrasi, orang-orang yang sudah nyata bekerja menanam pohon dan menjaga hutan malah terhambat. Konsep membangun di zona pariwisata dengan tetap menjaga fungsi lindung hutan adalah model yang ingin kita kembangkan di seluruh Buleleng," pungkasnya.

Pihak DPRD berjanji akan melakukan konsultasi dan koordinasi lebih lanjut dengan pihak Kehutanan Provinsi Bali untuk mencari solusi terbaik agar pemanfaatan hutan ini tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Usai Nabrak Pengemudi Truk Galian C Kabur

Terpopuler

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Makan Siang, De Gadjah - Koster Bahas Sampah, PSEL hingga Sekolah Rakyat

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Dharma Santi Nasional 2026; Hindu Indonesia Gaungkan 'Vasudhaiva Kutumbakam', Perkuat Harmoni Bangsa dan Umat Manusia

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti