Denpasar (Atnews) - Latihan Pelayaran Wira Jala Yudha XXVI/2026 merupakan salah satu puncak kegiatan pendidikan bagi siswa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal).
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengalaman nyata di laut sekaligus mengaplikasikan teori yang telah diperoleh selama masa pendidikan di lembaga.
Adapun tujuan utama dari Latihan Pelayaran Wira JalaYudha ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan teknis para siswa dalam menghadapi tugas-tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Laut. Melalui kegiatan ini, para siswa dilatih untuk memahami prosedur pelayaran, navigasi, komunikasi, hingga pengoperasian alutsista kapal perang secara langsung di medan sebenarnya, Korps Marinir juga melaksanakan Pendaratan Amfibi menggunakan Ranpur dan Sekoci Pendarat Pasukan dari Kapal ke Pantai Banongan, Situbondo, Rabu (1/4/2026).
Selain itu, latihan ini juga bertujuan membentuk karakter, disiplin, serta jiwa korsa para siswa. Kehidupan di atas kapal perang yang penuh dengan dinamika dan tantangan menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, serta kerja sama tim yang solid di antara sesama prajurit.
Latihan Wira Jala Yudha juga diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan fisik serta mental para siswa. Berbagai skenario latihan yang diberikan selama pelayaran, seperti latihan tempur, penanggulangan keadaan darurat, hingga operasi laut, menjadi bekal penting dalam menghadapi tugas operasi di masa mendatang.
Selain melaksanakan latihan, para siswa juga melaksanakan kegiatan 'Aksi Bersih Pantai' di Pantai Mertasari Sanur Denpasar yang melibatkan 2500 siswa Kodiklatal yang terdiri dari berbagai strata Pendidikan TNI Angakatan Laut yang terdiri dari Siswa Dikmapa Panselinda Khusus TNI AL TA 2026, Dikmaba XLV Gelombang 1 dan 2, serta Dikmata XLV Gelombang 2 dan 3 berbagai Korps dan Kejuruan Ta.2025. yang di berangkatkan dengan menggunakan dua Kapal Perang Republik Indonesia yakni KRI Surabaya - 591 dan KRI SHS – 990, bertujuan untuk melestarikan ekosistem pesisir dan laut.
Hal ini sesuai dengan perintah Presiden Republik Indonesia dan Instruksi Kepala Staf TNI Angkatan Laut melalui Komandan Kodiklatal. Dengan tema Gerakan Nasional Indonesia ASRI untuk mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Pembukaan giat bersih pantai di Pantai Mertasari dipimpin langsung oleh Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Dankodikopsla) Laksamana Pertama TNI Avianto Rooswirawan, mewakili Dankodiklatal Letjen TNI Mar Nur Alamsyah.
Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jayanegara, Gubernur Bali diwakili Asisten III, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bali, Kolonel Laut (P) Cokorda Gede Parta Pemayun, S.H., M.Sc., M.Tr. Hanla, serta segenap jajaran TNI-Polri menunjukkan sinergi kuat antara militer dan pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan calon abdi negara (Z/002)