Buleleng (Atnews) - Buleleng yang dikenal dengan julukan kota petarung mendapat solusi untuk meredam agresivitas anak-anak muda dijalanan. Dan Batalion Infanteri (Yonif) Raider 900/Satya Bhakti Wirottama (SBW) serta HUT ke-61 dan HUT ke-422 Kota Singaraja, menjadi ajang menyalurkan hobi bertarung kalangan muda dengan menggelar even “Boxing X Street Fighter”,di GOR Bhuwana Patra Singaraja hari Sabtu,(28/3/2026).
Acara bertajuk Wirottama Cup berhadiah Rp 100 juta itu merupakan hasil kolaborasi antara Yonif Raider 900/SBW, Buleleng Gym Club (BGC), dan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra hadir membuka acara bersama Wabup Gede Supriatna, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman dan Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Achmad Setyawan Syah, S.Pd., M.I.P."
"Komandan Batalion Infanteri Raider 900/SBW, Letkol Inf Ari Murwanto, mengatakan konsep acara ini sengaja dirancang berbeda dari turnamen pada umumnya. Pertandingan menggunakan sistem sekali tanding (match) dengan hadiah tunai langsung bagi pemenang.
“Konsepnya kita menghadirkan maksimal 200 peserta dari seluruh Bali. Sekali tanding, yang menang langsung mendapatkan satu juta rupiah. Materinya ada boxing (tinju) dan street fighter,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada 100 pasangan atlet yang bertanding dalam dua hari. Sebanyak 50 pasangan bertanding di hari pertama, dan 50 pasangan sisanya pada hari berikutnya.
Letkol Inf Ari Murwanto mengungkapkan, motivasi utama penyelenggaraan event ini adalah untuk memberikan wadah positif bagi anak muda Buleleng yang dikenal memiliki jiwa petarung. Menurutnya, agresivitas yang sering muncul di jalanan perlu disalurkan ke dalam ring yang resmi dan teratur."
"Buleleng ini kan ‘Kota Petarung’. Kami ingin meredam agresivitas di jalanan dengan menyediakan event untuk mengakomodasi dan menyalurkan bakat mereka. Jangan sampai mereka bertarung di jalanan,” tegasnya.
Selain sebagai ajang prestasi dan penyaluran hobi, kata Letkol Ari Murwanto, event ini juga memiliki misi kemanusiaan yang kuat. Seluruh hasil dari penyelenggaraan acara ini akan didonasikan untuk kegiatan sosial.
“Dari awal kita berangkat, semuanya untuk sosial. Jadi, apa pun yang kita hasilkan di sini, 100 persen untuk bakti sosial, mulai dari bantuan sosial hingga rencana program bedah rumah,” tambah Ari." (WAN/002)