Banner Bawah

Viral!!! Isu Stok Obat Kosong RSUD Tabanan, Apa Penjelasan Direktur Gede Sudiarta?

Admin 2 - atnews

2026-03-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - Viral!!! Isu Stok Obat Kosong RSUD Tabanan, Apa Penjelasan Direktur Gede Sudiarta?
RSUD Tabanan (ist/atnews)

Tabanan (Atnews) - Direktur RSUD Tabanan, dr. I Gede Sudiarta memberikan klarifikasi pesan suara (voice note) dokter senior atas kekosongan stok obat-obatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan. 

Direktur RSUD Tabanan, dr. I Gede Sudiarta menyatakan RSUD Tabanan tengah menjalani masa transisi besar dari sistem administrasi manual menuju digital melalui penerapan Rekam Medik Elektronik (RME).

Perubahan sistem ini berdampak pada keterlambatan pencairan klaim BPJS Kesehatan yang kemudian mempengaruhi arus kas rumah sakit, termasuk pembayaran jasa pelayanan (jaspel) pegawai serta ketersediaan beberapa jenis obat.

Direktur RSUD Tabanan, dr. I Gede Sudiarta menyebutkan bahwa digitalisasi sistem merupakan kewajiban yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 24 Tahun 2022.

Regulasi tersebut mewajibkan seluruh fasilitas kesehatan menerapkan Rekam Medik Elektronik dan terintegrasi dengan sistem Satu Sehat serta BPJS Kesehatan paling lambat tahun 2024.

"Kami mulai menerapkan sistem baru ini secara penuh per 7 Desember 2023. Perubahan dari manual ke digital ini mengubah seluruh mekanisme kerja, mulai dari pendaftaran, pengisian data oleh perawat dan dokter, hingga penerbitan Surat Elegibilitas Peserta (SEP)," kata dr. Sudiarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurutnya, kendala utama muncul karena belum seluruh petugas memahami secara sempurna mekanisme pengisian data pada sistem baru tersebut. Hal ini menyebabkan banyak data klaim yang belum memenuhi syarat verifikasi BPJS Kesehatan.

Sudiarta menyebutkan, ribuan berkas klaim harus diperbaiki sebelum bisa diajukan kembali untuk pencairan dana.

"Ada sekitar 8.000 hingga 9.000 berkas klaim yang harus diperbaiki dan dilengkapi ulang karena tidak sesuai dengan kaidah verifikasi BPJS. Ini menyebabkan klaim bulan Desember belum bisa cair hingga saat ini, yang berdampak pada tertundanya jaspel teman-teman di rumah sakit," tambahnya.

Wakil Direktur RSUD Tabanan Ni Wayan Primayani, SE., MM., mengatakan pihak manajemen saat ini fokus mempercepat proses perbaikan data agar klaim dapat segera diproses.

"Petugas kami kumpulkan menjadi satu agar koordinasi pelengkapan berkas lebih cepat. Jika sistem ini sudah stabil dan lancar, kami yakin cash flow akan kembali normal," kata Primayani.

Selain berdampak pada keuangan internal, keterlambatan klaim juga mempengaruhi pembayaran kepada vendor obat. Kondisi ini membuat beberapa jenis obat mengalami kekosongan atau stok menipis. Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan obat-obatan yang bersifat vital tetap tersedia untuk pelayanan pasien.

"Yang kosong itu biasanya obat penunjang atau suplemen, bukan obat gawat darurat. Kami menyiasatinya dengan pembelian skala kecil menggunakan dana operasional yang ada agar pelayanan tetap jalan," tuturnya.

Primayani juga menegaskan bahwa sebagai rumah sakit rujukan terakhir di wilayah Tabanan, RSUD tidak bisa menolak pasien, baik yang memiliki BPJS aktif maupun non-aktif. Situasi ini terkadang menimbulkan beban finansial tambahan, terutama pada kasus yang tidak ditanggung BPJS.

Meski tengah menghadapi tekanan keuangan selama masa transisi sistem, manajemen RSUD Tabanan memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

"Intinya (core) kami adalah pelayanan. Apapun kendala administrasinya, keselamatan pasien adalah prioritas utama. Kami berharap masyarakat dan rekan media dapat memahami bahwa ini adalah bagian dari proses adaptasi menuju pelayanan yang lebih transparan dan modern melalui digitalisasi," pungkasnya. (WIG/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : ASN Pemprov Contoh Apel Berbusana Adat Bali

Terpopuler

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Perang Meletus, Tantangan Ekonomi Pemerintahan Presiden Prabowo

Perang Meletus, Tantangan Ekonomi Pemerintahan Presiden Prabowo

Faisol Nurofiq Ungkap TPA Suwung Overloaded dan Tengah Penyidikan Kementerian LH

Faisol Nurofiq Ungkap TPA Suwung Overloaded dan Tengah Penyidikan Kementerian LH

DPRD Buleleng Sepakat Tiga Ranperda Inisiatif Dilanjutkan Ke Tahap Pembahasan Berikutnya

DPRD Buleleng Sepakat Tiga Ranperda Inisiatif Dilanjutkan Ke Tahap Pembahasan Berikutnya