Badung (Atnews) - Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar aksi sosial "Badung Peduli" di Lingkungan Taman Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Minggu (8/3).
Kegiatan yang diselenggarakan di tengah suasana akrab dan hangat ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan berbagai lapisan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Acara ini dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, perwakilan Dinas Perikanan, perwakilan DLHK, Camat Kuta Selatan, Lurah Jimbaran, pengurus TP. PKK tingkat Kabupaten, Kecamatan Kuta Selatan, serta Kelurahan Jimbaran, perwakilan Yayasan Bunga Bali, dan anggota Gerakan Badung Peduli.
Bagian pertama kegiatan difokuskan pada penanganan stunting, dengan inisiatif dari Dinas Perikanan Kabupaten Badung yang memberikan olahan makanan berbahan dasar ikan kepada dua anak penderita stunting guna memenuhi gizi untuk pertumbuhan mereka.
Setelah itu, rombongan melakukan kunjungan ke dua rumah warga penderita kanker dan penyandang disabilitas dilingkungan taman jimbaran untuk memberikan dukungan dan bantuan paket sembako serta uang tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meringankan biaya pengobatan mereka. Kegiatan diakhiri dengan kunjungan UMKM ke usaha keripik ayam di lingkungan Taman Jimbaran.
Ketua K3S Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan Badung Peduli memiliki tujuan yang komprehensif. "Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian khusus seperti anak stunting, penderita kanker, dan penyandang disabilitas. Selain itu, kami juga ingin mendukung perekonomian lokal melalui penguatan UMKM yang menjadi sumber penghasilan bagi banyak keluarga," jelasnya.
Menurutnya, acara ini juga menjadi bentuk sinergi yang baik antara pemerintah daerah, instansi terkait, organisasi masyarakat, dan yayasan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Badung. "Kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri dalam membangun daerah. Melalui kolaborasi yang erat seperti ini, kita dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tambahnya. (Z/002)