Banner Bawah

Pemkot Denpasar Dukung Festival Ogoh-Ogoh Kreativitas Pemuda Semarakkan Jelang Nyepi

Admin 2 - atnews

2026-03-05
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pemkot Denpasar Dukung Festival Ogoh-Ogoh Kreativitas Pemuda Semarakkan Jelang Nyepi
Festival Budaya Ogoh-Ogoh (ist/atnews)

Denpasar (Atnews) - Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, berbagai kegiatan seni dan budaya yang melibatkan generasi muda mulai semarak digelar di Kota Denpasar. Mulai dari Festival Ogoh-Ogoh “Sanur Metangi”, Festival Budaya Ogoh-Ogoh di Sesetan, hingga Parade Ogoh-Ogoh “Sandikala” di Padangsambian Kelod, menjadi ruang kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan generasi muda dalam melestarikan tradisi Bali.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan audiensi masing-masing panitia festival yang bertatap muka dengan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, pada Kamis (5/03) di Kantor Walikota Denpasar.

Salah satu kegiatan yang akan menyedot perhatian masyarakat adalah Sanur Metangi Festival yang akan digelar pada 11–12 Maret 2026 di Pantai Mertasari, Sanur. Festival ini menghadirkan berbagai perlombaan seperti lomba ogoh-ogoh, lomba sketsa ogoh-ogoh, lomba ogoh-ogoh mini, serta lomba tapel ogoh-ogoh.

Ketua Panitia Festival Ogoh-Ogoh Sanur Metangi, Ida Bagus Prajiskana Jisnu, menyampaikan bahwa sebelumnya pada 1 Maret 2026 telah dilaksanakan proses penilaian 27 ogoh-ogoh terbaik se-Sanur. Karya-karya tersebut nantinya akan kembali ditampilkan dalam parade spesial pada puncak Sanur Metangi Festival di Pantai Mertasari.

“Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia juga menyiapkan layanan shuttle dari Desa Adat Intaran yang membantu mobilitas tim juri serta masyarakat yang ingin menyaksikan parade ogoh-ogoh,” ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan festival tersebut. Arya Wibawa mengatakan pemerintah turut membantu memastikan kelancaran kegiatan melalui berbagai langkah, serta penguatan pengamanan dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi acara.

“Kami siap mendukung kelancaran kegiatan ini, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun penataan lingkungan. Kegiatan seperti ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Sanur,” ujar Arya Wibawa saat menerima panitia festival didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, serta Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I Wayan Narta.

Menurut Arya Wibawa, konsep kegiatan festival tersebut merupakan gagasan positif yang mampu menjadi ruang kreatif bagi generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan antar pemuda.

“Konsep Sanur Metangi, Festival Budaya Sesetan hingga ‘Sandikala’ ini sangat bagus. Selain mempererat kebersamaan anak-anak muda, kegiatan ini juga menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk belajar dan berkarya dalam kegiatan yang positif. Terlebih Sanur sebagai kawasan pariwisata, tentu generasi mudanya diharapkan terus kreatif dalam merancang kegiatan budaya,” jelasnya.

Sementara itu, kreativitas generasi muda juga ditunjukkan oleh Sabha Yowana Desa Adat Sesetan yang kembali menggelar Festival Budaya Ogoh-Ogoh dengan konsep yang lebih terpusat di Lapangan Pameran Sesetan. Dalam konsep ini, karya ogoh-ogoh akan dipajang secara langsung di lokasi sehingga masyarakat dapat menikmati karya seni tersebut dengan lebih leluasa.

Ketua Panitia, Ketut Suwastika, menjelaskan bahwa festival ini dirancang agar tidak mengganggu akses lalu lintas sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati karya seni ogoh-ogoh.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan loading ogoh-ogoh pada 16 Maret, dilanjutkan dengan pameran ogoh-ogoh pada 17 Maret, dan mencapai puncaknya pada malam pengerupukan, 18 Maret 2026, yang dibuka mulai pukul 14.00 Wita. Panitia juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pengunjung.

Semangat kreativitas pemuda juga hadir melalui Parade Ogoh-Ogoh “Sandikala” yang digelar oleh Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Kelod. Kegiatan ini menjadi ajang bagi generasi muda setempat untuk menampilkan karya ogoh-ogoh sekaligus menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Ketua Panitia Parade Sandikala, Yoga Ferbiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan diikuti 13 ogoh-ogoh dan dilaksanakan di seputaran Jalan Teuku Umar Barat pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan parade dimulai pukul 17.00 Wita. (*IBM/002).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Dampak Gempa Berkekuatan 6 SR dan 52 Kali Gempa Susulan di Mentawai

Terpopuler

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

DPRD Buleleng Sepakat Tiga Ranperda Inisiatif Dilanjutkan Ke Tahap Pembahasan Berikutnya

DPRD Buleleng Sepakat Tiga Ranperda Inisiatif Dilanjutkan Ke Tahap Pembahasan Berikutnya

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Perang Eksplosif AS, Israel - Iran, Risikonya untuk Industri Pariwisata Bali

Perang Eksplosif AS, Israel - Iran, Risikonya untuk Industri Pariwisata Bali

Tutup Bulan Bahasa Bali VIII, Gubernur Koster :Tahun Depan Harus Lebih Kaya Materi, Kreatif dan Inovatif

Tutup Bulan Bahasa Bali VIII, Gubernur Koster :Tahun Depan Harus Lebih Kaya Materi, Kreatif dan Inovatif

Resmi Terbentuk, FAJI Buleleng Jajal Tukad Banyumala

Resmi Terbentuk, FAJI Buleleng Jajal Tukad Banyumala