Banner Bawah

“Wasudaiva Kutumbakam” mengejawantah di Serambi Mekah

Admin 2 - atnews

2026-02-26
Bagikan :
Dokumentasi dari - “Wasudaiva Kutumbakam” mengejawantah di Serambi Mekah
Bandara Halim Perdanakusumah (ist/atnews)

Oleh  IK Budiasa

Di bawah komando Ketua Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Caka 1948 yang dibentuk oleh PHDI Pusat, 80 orang termasuk dari elemen lintas agama melaksanakan Bhakti Sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyerahan bantuan bagi masyarakat Aceh. Difasilitasi TNI AU, para relawan dan paket bantuan diangkut menggunakan pesawat Hercules dari bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta menuju Aceh, Rabu 25 Februari 2026.

Tiba di Aceh, team disambut oleh Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda. Di hari yang sama team bekerjasama dengan Dandanud langsung melaksanakan pelayanan kesehatan dan menyerahkan paket bantuan kepada 500an masyarakat. Sebagian dari 750 paket yang disiapkan dibagikan langsung, sedangkan sisanya diserahkan kepada Danlanud untuk didistribusikan ke wilayah- wilayah yang lebih jauh dan membutuhkan.

Malam harinya, team melaksanakan buka puasa bersama dengan Forkominda Provinsi Aceh. Dalam bincang-bincang santai sembari menyantap kurma, saya minta pendapat Prof Achmad Syahid dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang membersamai team sejak dari Jakarta. “Ini bukan sekadar program, Pak Sekum. Makna simbolisnya jauh melampaui paket bantuan yang dibagikan, atau menu buka puasa yang dihidangkan.

Ini tentang filosofi Nyepi, bahwa dalam kontemplasi yang serba sunyi, kita terus merawat kemanusiaan sekaligus keindonesiaan. Bahwa kita adalah bersaudara terlepas dari agama yang kita anut, atau suku dimana kita dilahirkan. Saudara-saudar Hindu kami, dalam rangkaian perayaan hari suci Nyepi memilih melaksanakan bhakti sosial dan menyerahkan tali asih di Aceh, ini sungguh sesuatu yang membahagiakan” katanya. 

“Tema Nyepi tahun 2026 ini memang Wasudaiva Kutumbakam, Prof. Ini adalah penggalan dari kalimat dalam Maha Upanisad yang maknanya ‘semua mahluk adalah bersaudara’. Persis seperti yang prof sampaikan, demikianlah pesan Upanisad. Secara lengkap bahkan dikatakan bahwa mereka yang selalu berpikir ‘apakah ini saudaraku atau orang asing’ pemikiran mengkotak-ngotakkan seperti itu dikatakan sebagai pemikiran picik dan sempit” jawab saya sambil berseloroh apakah kebanyakan makan kurma bisa membuat seseorang “log in”, dan kamipun tertawa bersama.

Ya, ini bukan hanya tentang program. Nilai 750 paket itu tidak seberapa dibanding total bantuan yang sudah disalurkan oleh berbagai komponen bangsa ke Aceh. Tapi ini tentang mengejawantahkan apa yang diajarkan oleh Weda, bahwa kita umat Hindu adalah bersaudara dengan semua umat di dunia, dimanapun dan apapun agama, suku maupun golongannya. Inilah ajaran Weda yang universal dan suci, dan PHDI sebagai Majelis Hindu tentu harus mempromosikan ajaran ini dan bertindak sesuai nilai-nilai ini. 

Terima kasih Panitia Nyepi. Terima kasih relawan. Terima kasih TNI AU. Dharmo raksati rakshitah.

Halim Perdanakusuma
26 Feb 2026
*) IK Budiasa Sekum PHDI

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Apresiasi Peluncuran Buku Kapolda Bali

Terpopuler

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia