Aceh (Atnews) - Rombongan Panitia Dharma Santi Nasional pada Rabu (25/2/2026) menggelar bakti sosial lintas iman dan pelayanan kesehatan bagi para korban banjir di Aceh.
Rombongan yang beranggotakan 74 orang ini terdiri atas panitia dan relawan dari berbagai latar belakang agama, termasuk dokter umum, dokter gigi, dan spesialis. Aksi kemanusiaan ini menyasar masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor yang membutuhkan pemulihan pascabencana. Siaran pers yang diperoleh dari panitia Dharma Santi Nasional di Denpasar, menyebut bahwa rombongan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, naik pesawat Hercules milik TNI AU, dan mendarat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.
Koordinator Bidang Pelayanan Kesehatan dan Bakti Sosial, drg. I Nyoman Suarthanu, menjelaskan kegiatan ini melibatkan unsur lintas agama dan organisasi kemasyarakatan yang lebih luas. Mereka berasal dari anggota Yayasan Abdi Dharma Jagadhita (Hindu), Prajaniti (Hindu), Yayasan Griya Kesehatan Indonesia (Kristen), Wahana Visi Indonesia (Kristen), Humanitarian Forum Indonesia (forum lintas agama), Islamic Relief, Forum Nasional Tokoh Agama Pengurangan Risiko Bencana (Fonta) lintas agama Hindu, Islam Kristen, Katholik, Buddha dan Konghucu, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Alumni TOT Konselor Bencana, dan Tim Psikologi TNI AU. Khusus untuk Baznas Bali saat itu menyerahkan donasi senilai Rp35 juta.
“Kami hadir bersama tanpa sekat, mulai dari unsur Hindu, Islam, Kristen, Buddha, hingga organisasi sosial kemasyarakatan. Ini menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan adalah milik bersama. Inilah kekuatan kolaborasi lintas iman yang ingin terus kami rawat untuk Indonesia,” tegas Suarthanu.
Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Iskandar Muda Kol.Pnb. Suryo Anggoro mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan kemanusiaan ini. “Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian ke masyarakat. Kolaborasi lintas agama seperti ini menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan kemanusiaan tetap menjadi kekuatan bangsa,” ungkapnya, di sela-sela kegiatan.
Ketua Umum (Ketum) Panitia Dharmasanti Nasional 2026, Marsda TNI (Purn.) I Made Susila Adnyana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi tema Nyepi 2026 yakni ‘’Vasudewam Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga. Nusantara Harmoni, Indonesia Maju’’.“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa nilai satu bumi- satu keluarga, bukan hanya tema, tetapi komitmen bersama. Kolaborasi lintas iman di Aceh menjadi bukti bahwa dalam menghadapi bencana, kita hadir sebagai satu keluarga besar Indonesia,” tandasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 500 warga Aceh yang terdampak memperoleh pelayanan yang meliputi layanan kesehatan umum, kesehatan gigi, psikososial, penyakit dalam, hingga tindakan bedah umum jika diperlukan. Selain itu panitia menyalurkan 750 paket sembako, 750 hijab, 700 pakaian anak-anak, 75 pakaian dewasa, serta 200 paket PHBS kit. (Z/002)