Denpasar (Atnews) - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mendukung dan mengapresiasi kegiatan kreativitas anak muda yang ada di Bali, khususnya Kota Denpasar. Hal ini disampaikan saat audiensi yang diterima di Ruang Tamu Wakil Walikota Denpasar, pada Kamis (5/02).
Arya Wibawa mengatakan bahwa kegiatan Area Creator VI sangat penting untuk menggali potensi anak muda di Kota Denpasar.
"Saya mengapresiasi kegiatan yang bisa menggali potensi para anak muda yang ada di Kota Denpasar, sehingga mereka bisa meningkatkan peluang untuk hidup dari karya-karya kreatif mereka," ungkapnya.
Arya Wibawa juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendukung kegiatan kreativitas anak muda.
Dengan demikian, Area Creator VI diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan potensi mereka dan meningkatkan kreativitas di Kota Denpasar.
"Kami akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi anak muda di Denpasar," ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Putu Riyastiti, menambahkan bahwa proyek Area Creator VI bisa menciptakan ruang untuk diskusi, kolaborasi, dan kompetisi yang sehat bagi anak muda.
"Kegiatan ini bisa memperkenalkan para creator pada khalayak yang lebih luas lagi terkait karya-karya orisinil dan berkualitas," tuturnya.
Riyastiti juga berharap kegiatan ini dapat membantu anak muda untuk mengembangkan karya-karya yang nantinya dapat diakui secara internasional. Area Creator VI sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 7-8 Februari 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Denpasar untuk mendukung kreativitas anak muda dan meningkatkan daya saing kota.
"Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan anak muda di Denpasar dapat lebih berani mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi mereka," ujarnya.
Salah satu panitia acara dari Komunitas Creha Project , Kusuma Jaya menambahkan bahwa kegiatan"Area Creator VI" diinisiasi sebagai wadah kreatif bagi kreator untuk memamerkan dan berbagi karya pop culture yang meliputi gambar/ilustrasi, komik, cosplay, game komunitas, dan berbagai performance lokal dan nasional.
"Event ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pertemuan antara kreator dan penggemar, memperkuat jaringan di antara mereka, dan mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif yang berkelanjutan," kata Kusuma Jaya. (*IBM/002).