Dwijendra University Berkolaborasi dalam Penanaman Uwi Ungu di Bangli
Admin 2 - atnews
2026-01-23
Bagikan :
Rektor Dwijendra University, Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc. MMA.(ist/Atnews)
Bangli (Atnews)–Pertanian pangan merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam pembangunan di Bali yang sekaligus sebagai bagian dari budaya dan harus selalu ditumbuhkembangkan untuk menyediakan pangan bagi penduduk Bali. Demikian disampaikan oleh Rektor Dwijendra University, Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc. MMA.
Seusai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Penanaman Bibit Uwi Ungu dengan tema Kolaborasi Program Pekarangan Pangan Bergizi Berkelanjutan bertempat di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, pada hari Jumat, 23 Januari 2026. Pihak-pihak yang menandatangani MoU tersebut adalah Polda Bali melalui Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Bali, Kombes.
Suwandi Prihantoro, S.I.K., Decky Nurmansyah, selaku Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Bali, Ketua TPS3R Bali, Bukhori Muslim, SE., selaku Ketua Kelompok Tani PCTA Indonesia Bali, selain Rektor Dwijendra University.
Suwandi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dimana Polri turut berpartisipasi langsung di lapangan Bersama Masyarakat.
Sementara itu Kepala Lapas mengungkapkan bahwa kegiatan sejenis ini, seperti penanaman Uwi Ungu diharapkan dapat berkelanjutan dan dikembangkan di seluruh Bali.
Sedana, yang didampingi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Ir. Frysa Wiriantari, S.T., M.T., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Made Mika Mega Astuthi, S.P., M.P., serta Drs. I Nengah Sudiarta, M.Si.
Selaku Ketua Pengelola Kebun Pembibitan Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Dwijendra menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban tri darma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam bidang pertanian, dan sekaligus dalam rangka bakti Ulang Tahun ke-73 Yayasan Dwijendra.
Program penanaman Uwi Ungu adalah salah satu bentuk dari implementasi program Bali Daulat Pangan yang telah dicanangkan oleh Gubernur Bali ungkap Sedana yang juga sebagai Ketua HKTI DPD Bali.
Komoditas lokal Uwi Ungu akan semakin dikembangkan di beberapa daerah di Bali guna menjadikan komoditas ini sebagai sumber atau bahan pangan lokal non-beras dan tetap memiliki nilai kalori dan gizi yang sangat baik.
Terlebih lagi, penanaman Uwi Ungu di Desa Tiga, Bangli diusahakan dengan sistem pertanian organik akan dapat memberikan nilai tambah bagi produk tersebut selain menjaga kelestarian lingkungan atau alam Bali.
Pembibitan Uwi Ungu dalam skala kecil sedang dilakukan oleh Fakultas Pertanian dan Bisnis Dwijendra University pada Kebun Percobaan yang terletak di Desa Padangambian Kaja, Denpasar.
Diharapkan, bibit tersebut dapat disebarkan ke beberapa kokasi untuk dikembangkan oleh masyarakat petani yang disertai dengan pendampingan, ungkap Sudiarta selaku pengawas pelaksana kegiatan pembibitan. Dwijendra University senantiasa mendorong diversifikasi pangan di masyarakat dalam upaya untuk mewujudkan Bali Daulat pangan yang berbasis pada komoditas lokal.
Tentu saja, kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan melalui kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Polri, kelompok masyarakat dan kelompok petani seperti subak guna menjaga alam Bali dan meningkatkan pendapatan para petani serta pelaku usaha pertanian lainnya, imbuh Sedana.(Z/002)