Pesan De Gadjah kepada Kader Gerindra Bali, Harja; Legislator Dihadapkan Berbagai Risiko dan Godaan
Admin 2 - atnews
2025-12-23
Bagikan :
Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa, menyampaikan pesan penting dan tegas dari Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, terkait arah perjuangan dan sikap politik kader Gerindra dalam mengawal aspirasi masyarakat Bali.
Pesan tersebut disampaikan Gede Harja Astawa berdasarkan pengalaman lebih dari satu tahun memimpin Fraksi Gerindra–PSI DPRD Bali, yang beranggotakan 11 legislator.
Ia menegaskan bahwa seluruh kerja fraksi senantiasa berada dalam koridor arahan dan nilai perjuangan yang ditanamkan langsung oleh Ketua DPD Gerindra Bali.
“Sejak awal kami dipercaya memimpin fraksi, kami selalu rutin menggelar rapat internal. Aktivitas fraksi kami laporkan secara berkala kepada Ketua DPD Gerindra Bali, Bapak Made Muliawan Arya. Dari beliau, kami mendapatkan pesan yang sangat tegas dan jelas,” ujar Gede Harja Astawa.
Menurutnya, De Gadjah memberikan kebebasan penuh kepada kader Gerindra untuk menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, namun kebebasan itu disertai tanggung jawab moral yang tinggi.
Seluruh kader diwajibkan bekerja tulus untuk masyarakat Bali, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Pesan beliau sangat jelas, kita ditugaskan memperjuangkan aspirasi masyarakat Bali, menjaga alam Bali, menjaga tradisi dan kearifan lokal Bali. Kami dilarang keras mencari-cari kesalahan untuk kepentingan tertentu atau keuntungan pribadi. Bekerja harus murni demi kesejahteraan rakyat Bali,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gede Harja Astawa menuturkan bahwa Ketua DPD Gerindra Bali juga menekankan sikap terbuka terhadap investasi, namun dengan kriteria yang sangat jelas dan berlandaskan kepentingan Bali.
“Beliau mengingatkan, Bali tetap membutuhkan investor. Tapi investor yang diinginkan adalah investor yang menghormati alam Bali, menjaga tradisi dan kearifan lokal, serta memberikan ruang dan kesempatan kerja bagi masyarakat Bali agar kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh rakyat,” jelasnya.
Arahan tersebut kemudian diinstruksikan secara tegas kepada seluruh anggota Fraksi Gerindra–PSI DPRD Bali untuk dijadikan pegangan utama dalam setiap pengambilan sikap dan keputusan politik, khususnya dalam rapat-rapat strategis dan fungsi pengawasan.
Gede Harja juga mengakui bahwa dalam menjalankan tugas pengawalan aspirasi masyarakat, para legislator kerap dihadapkan pada berbagai risiko dan godaan.
“Dalam setiap evaluasi fraksi, kami selalu mengingatkan bahwa godaan, rayuan, suap, bahkan ancaman adalah konsekuensi dari tugas ini. Karena itu kami sepakat bekerja berlandaskan hukum, aturan yang berlaku, dan aspirasi masyarakat. Selebihnya, kami serahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Gede Harja Astawa kembali menegaskan pesan utama Ketua DPD Gerindra Bali yang wajib dipegang seluruh kader.
“Pesan Ketua DPD sangat tegas: apa yang menjadi arahan beliau wajib ditaati dan wajib dilaksanakan. Itulah komitmen kami Fraksi Gerindra–PSI DPRD Bali dalam bekerja untuk Bali,” pungkasnya. (Z/002)