PDN School, Lembaga Pendidikan Swasta Misi Kemanusiaan
Admin - atnews
2025-11-13
Bagikan :
Sekolah Pelangi Dharma Nusantara (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Sekolah Pelangi Dharma Nusantara (PDN School) hadir sebagai lembaga pendidikan swasta yang menaungi jenjang TK, SD, dan SMP, berdiri sejak tahun 2010 di Jalan Tukad Banyusari No.107, Denpasar Selatan, Bali.
Akreditasi Sekolah A, termasuk Sekolah Ramah Anak Kota Denpasar. Biaya Penidikan terjangkau. Prestasi dibidang akademik dan non akademik rutin diraih mulai dari tingkat kota, provinsi dan nasional.
Saat ini jumlah siswa SMP 253, siswa SD (265), jumlah siswa TK (48). Dengan jumlah Guru SMP 25, Guru SD (21) dan Guru TK (4).
Bernaung di bawah Yayasan Pelangi Darma Negara yang dipimpin oleh Drs. I Wayan Suaba, MBA, sekolah ini hadir dengan semangat membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya.
PDN School percaya bahwa pendidikan sejati bukan hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga menumbuhkan hati yang berintegritas dan jiwa yang berempati.
"Melalui kolaborasi kegiatan intra, ko, dan ekstrakurikuler, kami mendidik siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, beretika, dan siap bersaing di era global," kata Kepala SMP Pelangi Dharma Nusantara Pande Putu Agung Wirya Santana di Denpasar, Kamis (13/11).
Dengan suasana belajar yang hangat, inklusif, dan berlandaskan nilai kekeluargaan, hubungan antara guru, siswa, dan orang tua dibangun dalam komunikasi yang saling percaya.
Sekolah tersebut didukung tenaga pendidik muda yang profesional dan tersertifikasi, serta fasilitas modern seperti ruang ber-AC, laboratorium IPA dan komputer, CCTV, internet, dan absensi wajah, PDN School berkomitmen menjadi rumah belajar yang nyaman, aman, dan inspiratif.
Sekolah Pelangi Dharma Nusantara berkomitmen membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya melalui pendidikan yang menumbuhkan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional.
"Kami menanamkan nilai keimanan, kedisiplinan, kejujuran, dan integritas agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab," ujarnya.
Di tengah keberagaman, pihajnya menanamkan semangat toleransi dan cinta tanah air, menjadikan setiap peserta didik bangga akan budaya Nusantara serta siap bersaing di era global dengan karakter kuat dan hati yang luhur.
Dijelaskan pula, I Wayan Suaba bersama Ni Nyoman Sukawartini, ST. sebagai sosok inspiratif di balik berdirinya PDN School.
Setelah sukses di dunia bisnis, pihaknya memilih mengabdikan diri pada pendidikan dengan mendirikan sekolah ini sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.
Didirikan di atas lahan seluas 3.443 m², sekolah ini dirancang sebagai tempat belajar yang modern, nyaman, dan berkarakter Indonesia.
Yayasan Pelangi Darma Negara berkomitmen menyediakan pendidikan yang bermutu, berakhlak, dan berorientasi masa depan, serta memberikan jaminan Asuransi 24 jam bagi seluruh warga sekolah sebagai bentuk kepedulian dan cinta kasih.
Disamping itu, Misi Kemanusiaan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masa depan anak bangsa, Sekolah Pelangi Dharma Nusantara menempatkan misi kemanusiaan sebagai bagian dari panggilan luhur dalam dunia pendidikan.
"Kami percaya bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita. Melalui program beasiswa pendidikan Yayasan, kami membuka jalan bagi anak-anak kurang mampu untuk tetap mengenyam pendidikan yang bermutu dan bermartabat," ujarnya.
Dalam semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, sekolah juga menjadi jembatan sinergi antara yayasan, pemerintah, dan mitra kerja dalam menyalurkan berbagai program bantuan pendidikan, seperti Bantuan Siswa Miskin (BSM), Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan sosial pendidikan, serta berbagai beasiswa kemitraan melalui kerja sama atau MoU dengan lembaga terkait.
Melalui sinergi ini, Sekolah Pelangi Dharma Nusantara terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkeadaban, agar tidak ada lagi anak bangsa yang tertinggal karena keterbatasan. Karena bagi kami, membantu satu anak berarti menyalakan secercah cahaya bagi masa depan Indonesia. (GAB/001)