Banner Bawah

Ikon Baru; Peluncuran Tari Maskot Jatiluwih dan Kostum Carnival Dewi Sri dan Jatayu

Admin - atnews

2025-07-21
Bagikan :
Dokumentasi dari - Ikon Baru; Peluncuran Tari Maskot Jatiluwih dan Kostum Carnival  Dewi Sri dan Jatayu
Peluncuran Tari Maskot Jatiluwih (ist/Atnews)

Tabanan (Atnews) - Festival Jatiluwih, perayaan tahunan yang kini memasuki edisi keenam, resmi dibuka hari ini dengan tema inspiratif "Grow with Nature".

Festival ini menjadi panggung meriah untuk merayakan keindahan alam, mengangkat nilai-nilai budaya lokal, serta mendorong praktik hidup berkelanjutan di tengah tantangan global.

Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., yang turut menyampaikan apresiasi atas inovasi dan dedikasi masyarakat Desa Jatiluwih. "Saya sangat terkesan bahwa Jatiluwih kini memiliki tarian dan kostum maskot yang dapat ditampilkan di festival ini. Ini menunjukkan kreativitas dan komitmen untuk melestarikan budaya," ujar beliau, merujuk pada peluncuran tari maskot Jatiluwih serta kostum Carnival  Dewi Sri dan Jatayu yang menjadi ikon baru desa.

Turut hadir pula Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata, Ibu Ni Made Ayu Marthini, yang menekankan pentingnya Festival Jatiluwih sebagai ajang promosi pariwisata berbasis budaya dan alam. "Kami berharap Festival Jatiluwih dapat terus diadakan setiap tahun dan semakin dikenal hingga ke mancanegara. Dengan begitu, lebih banyak wisatawan akan datang berkunjung ke Jatiluwih," ungkapnya.

Festival tahun ini menyuguhkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif seperti workshop pembuatan teh beras merah, nyahnyah kopi, laklak beras merah, hingga kerajinan tangan tradisional seperti lelakut dan kepuakan. Pengunjung juga dapat menikmati lomba kuliner sehat berbahan lokal, pertunjukan seni tari dan musik, serta permainan edukatif bagi anak-anak. Puncak kemeriahan festival adalah peluncuran resmi tari maskot dan kostum Jatayu, parade budaya pertanian, serta Gebogan—suguhan visual yang menampilkan kekayaan tradisi Bali.

Kepala Pengelola DTW Jatiluwih, Bapak John Ketut Purna, menyampaikan dalam pernyataannya, "Grow with Nature' bukan hanya tema festival—ini adalah panggilan hati. Sebuah gerakan kolektif untuk menumbuhkan kesadaran, rasa hormat, dan tanggung jawab kita terhadap alam. Kami ingin Festival Jatiluwih menjadi ruang inspiratif yang menyalakan semangat untuk melindungi bumi, demi warisan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang."

Dengan semangat kolaborasi dan kecintaan terhadap budaya serta lingkungan, Festival Jatiluwih ke-VI Tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa pelestarian alam dan warisan budaya bisa berjalan seiring, menciptakan harmoni dan harapan baru dari jantung Bali yang hijau (IJL).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Satpol PP Bali Cek Areal Banjir Gunung Agung

Terpopuler

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

Ari Dwipayana Raih Penghargaan Tokoh Hindu Inspiratif

Ari Dwipayana Raih Penghargaan Tokoh Hindu Inspiratif