PSI - Gerindra Bergabung Bentuk Fraksi DPRD Bali 2024-2029, Grace: Bisa Saling Kerjasama
Admin - atnews
2024-09-20
Bagikan :
Anggota Provinsi Bali DPRD Grace Anastasia Surya Widjaja (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bali akan bergabung dengan Gerindra Bali untuk bergabung menjadi satu fraksi Gerindra PSI DPRD Bali.
"PSI gabung Gerindra mengikuti arahan dari pusat, dulu (masa jabatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali periode 2019-2024-red) Kita gabung dengan Nasdem," kata Anggota Provinsi Bali DPRD Grace Anastasia Surya Widjaja di Denpasar, Rabu (18/9).
Hal itu disampaikan usai melakukan rapat PSI dengan Gerindra, serta pihaknya juga mengikuti Sidang Paripurna di Ruang Rapat Gabungan Gedung DPRD Provinsi Bali.
Diharapkan bersatunya fraksi PSI gabung Gerindra bisa kerjasama secara kolektif kolegial.
"Tentu saling kerjsama, meskipun beda parta, bisa kerjasama kolektif kolegial," ujarnya.
Sebelumnya, Pelantikan Pimpinan DPRD Bali Definitif periode 2024-2029 direncanakan akan dilakukan pelantikan pada tanggal 30 September 2024.
Untuk itu, Ketua DPRD Bali Sementara Dewa Made Mahayadnya dikenal Dewa Jack didampingi Wakil Ketua DPRD Bali Sementara I Wayan Disel Astawa mengumumkan penetapan pimpinan DPRD Bali periode 2024-2029.
Penetapan itu dilakukan berdasarkan hasil Pemilu 2024 dan surat-surat usulan dari partai politik yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Provinsi Bali.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman No. B.08.000.1.5/21887/PSD/DPRD tentang Calon Pimpinan DPRD Provinsi Bali Masa Jabatan 2024-2029 yang dibacakan pada Sidang Paripurna di Ruang Rapat Gabungan Gedung DPRD Provinsi Bali, Rabu (18/9).
Dikatakan, penetapan itu mengacu pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yakni pimpinan DPRD berasal dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak.
Pengumuman tersebut berdasarkan rekomendasi dari empat partai politik yang memiliki kursi terbanyak, yakni PDI Perjuangan 32 kursi, Gerindra (10), Golkar (7), Demokrat (3).
Dengan demikian, empat nama itu yakni Dewa Made Mahadnya ditunjuk sebagai Ketua DPRD Bali dari PDI Perjuangan, I Wayan Disel Astawa (Gerindra) sebagai Wakil Ketua DPRD Bali, begitu juga Ida Gede Komang Kresna Budi (Golkar) dan I Komang Nova Sewi Putra dari Demokrat.
"Kami di pimpinan sementara sudah menerima surat keputusan masing-masing DPD partai sebagai usulan kepada kami di DPRD Bali," ujar Dewa Jack.
Setelah pengumuman tersebut, Dewa Jack akan menyampaikan berita acara rapat paripurna hari ini kepada Kementerian Dalam Negeri agar mendapatkan Surat Keputusan (SK) sehingga bisa dilantik pada tanggal 30 September mendatang.
Berikutnya juga akan menyusun tata terbit dewan, sedangkan pengesahannya menunggu pelantikan Ketua DPRD Bali Definitif. (ART/001)