Tari Baris Kekupu Ciptaan Alm. I Nyoman Kaler, Tahun 1930  Memukau Penonton di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center
Banner Bawah

Tari Baris Kekupu Ciptaan Alm. I Nyoman Kaler, Tahun 1930  Memukau Penonton di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center

Atmadja - atnews

2019-07-09
Bagikan :
Dokumentasi dari - Tari Baris Kekupu Ciptaan Alm. I Nyoman Kaler, Tahun 1930  Memukau Penonton di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center
Slider 1
Denpasar, 9/7 (Atnews) - Sekaa Gong Kebyar Wanita Puspasari Banjar Lebah, Desa Sumerta Kaja, sebagai Duta Kota Denpasar tampil apik di parade gong kebyar wanita serangkaian Pesta Kesenian Bali XLI dengan membawa tarian Baris Kekupu di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Senin (9/7) malam.
Diawali dengan persembahan Tabuh Kebyar Dang yang diciptakan Alm. I Wayan Berata, Sekaa Gong Kebyar Wanita Puspasari Banjar Lebah tampil memukau dengan riuh tepuk tangan penonton. Kemudian Sekaa Gong Kebyar Wanita Puspasari Banjar Lebah menampilkan tari Baris Kekupu yang merupakan tarian ikon dari Banjar Lebah.
Tari Baris Kekupu merupakan sebuah tarian tradisional yang berasal dari Banjar Lebah, Desa Sumerta Kaja, Kota Denpasar. Tari ini diciptakan tahun 1930 oleh Alm. I Nyoman Kaler, seorang seniman kekebyaran yang terkenal pada masanya, yang juga menciptakan berbagai tarian Bali klasik seperti Tari Margapati dan Tari Demang Miring.
“Tari baris Kekupu ini menggambarkan gerak gerik kupu-kupu berwarna warni  (kekupu) yang berterbangan bebas dan saling bercengkrama di taman bunga dengan riang gembira mencari madu bunga, keindahan  taman selalu  menarik apabila ada kupu- kupuyang terbang bergulung- gulung menambah asrinya taman” demikian disampaikan Koordinator Sekaa Gong Kebyar Wanita Puspasari Banjar Lebah, I Wayan Murda.
Tari ini pada awalnya diciptakan untuk keperluan upacara Memukur (Upacara untuk menyucikan roh/atma), karena kupu-kupu dipercaya dapat menghantarkan atma/roh lepas dari unsur Panca Maha Bhuta menuju alam Swarga Loka/Siwa.
“Tari Baris Kekupu memiliki berbagai gerakan dasar seperti ngagem, sledet, miles, dan lain-lain. Gerakan khusus dalam tari ini, seperti gerakan nimpah (posisi kaki menyilang dan salah satunya menyentuh lantai),” ujarnya.
Lebih lanjut Wayan Murda mengatakan tari ini diciptakan oleh alm. I Nyoman Kaler lalu dirubah dan dikembangkan oleh alm. Wayan Rindi (pencipta tari pendet) setelah dokumentasinya hilang lama, lalu dipopulerkan kembali oleh maestro dari Banjar Lebah yaitu ibuNi Ketut Arini dan kembali bangkit hingga sekarang menjadi ikon Banjar lebah Sumerta.
Sementara Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra yang hadir malam itu sangat mengapresiasi pementasan yang ditampilkan Sekaa Gong Kebyar Wanita Puspasari Banjar Lebah. Semangat yang ditunjukan sekaa gong, penari hingga persiapan yang dilaksanakan seluruh krama banjar serta tim sangat patut diapresiasi.
“Menjaga seni budaya dan tradisi warisan leluhur merupakan keharusan di dalam melestarikan kebudayaan  sebagai bentuk benteng moral dan pedoman didalam menjalankan hidup. Karena ditangan merekalah nantinya kelangsungan seni budaya di Kota Denpasar akan terjaga,” ujar Walikota Rai Mantra sembari bercengkrama dengan sekaa gong seusai pagelaran. (Eka/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Dinas Sosial Bali Jemput Bayi  Dihari Valentine

Terpopuler

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif