Pemilu 2024, Bawaslu Buleleng Ajak Kaum Muda Tidak Hanya Jadi Komoditas
Banner Bawah

Pemilu 2024, Bawaslu Buleleng Ajak Kaum Muda Tidak Hanya Jadi Komoditas

Admin - atnews

2023-04-18
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pemilu 2024, Bawaslu Buleleng Ajak Kaum Muda Tidak Hanya Jadi Komoditas
Slider 1
Buleleng (Atnews) -  Meningkatkan peran pemuda dalam pengawasan partisipatif pada Pemilu Tahun 2024 terus digalakkan Bawaslu Kabupaten Buleleng. Bertempat di Berutz Bar & Resto, Bawaslu Buleleng gelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan menghadirkan kelompok-kelompok pemuda di Buleleng, Senin, (17/4).

Rapat dibuka Anggota Bawaslu Buleleng Tri Prasetya didampingi Anggota Bawaslu Buleleng I Wayan Sudira. Dalam sambutannya Tri Prasetya berharap melalui sosialisasi ini dapat mendorong peran serta pemuda pada Pemilihan 2024. Menurutnya Pemuda bisa menjadi agen yang membawa perubahan pada Pemilihan 2024.

"Pemuda adalah agen perubahan, sejalan dengan proses pemilihan, bagaimana kita memastikan adanya perubahan pemimpin yang harapanya membawa kebaikan" ujarnya.

Sementara narasumber pada sosialisasi tersebut Erik Kurniawan menjelaskan bagaimana Kaum Muda tidak hanya menjadi Komoditas pada Pemilu 2024. Tetapi bagaimana para kaum muda ini turut aktif pada prosesnya untuk menjaga kepentingannya sendiri.

"Jangan mau hanya jadi Komoditas saja, tetapi kaum muda ini harus hadir pada proses Pemilu untuk menjaga kepentingannya para pemuda" ujar peneliti dari Sindikasi Pemilu dan Demokrasi.

Erik kurniawan menambahkan peran Pemuda pada Pemilu dapat menjadi pengawas partisipatif atau mitra kerja bawaslu. Dimana dapat dilakukan dalam  melakukan pengawasan. Ada 4 tahapan Pemilu yang krusial serta memiliki dimensi yang luas yang membutuhkan peran serta Pemuda, seperti Penyusunan Daftar Pemilih, Pencalonan, Kampanye dan Tahapan Pungut hitung.

Selain Erik Kurniawan hadir pula  Narasumber dari Perwakilan Bawaslu Provinsi Bali Staf Pelaksana Teknis Nuansa Rahmadi dalam sosialisasi yang diikuti oleh 30 orang perwakilan dari organisasi-organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Buleleng.

Sementara salah seorang peserta Putu Arya Suarnata ditemui seusai sosialisasi mengatakan apresiasinya karena Bawaslu memberikan pengetahuan tentang pentingnya pengawasan partisipatif. Menurutnya masih banyak pemuda yang masih apatis terhadap proses politik. Salah satunya karena memang pemahaman tentang politik yang dirasa masih kurang.

"Sosialisasi ini tentu akan sangat bermanfaat, karena memang saya melihat banyak pemuda yang masih belum tertarik tentang urusan politik. Sementara Politik ini sangat penting dan perlu kita awasi bersama". Ungkap Ketua Forum Generasi Muda Lintas Agama Kabupaten Buleleng tersebut. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Mahasiswa UMY Berkunjung ke Monumen Perjuangan Bangsal

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas