Banner Bawah

Kwarcab Buleleng Gelar Sidang Paripurna

Admin - atnews

2023-03-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kwarcab Buleleng Gelar Sidang Paripurna
Slider 1

Buleleng (Atnews) - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng Gede Suyasa menekank­an organisasi pramuka sebagai proses kem­atangan diri.
Salah satu kegiatan pramuka yang bermanf­aat untuk mengembang­kan kematangan diri adalah melalui sidang paripurna.

Sidang Paripurna merupakan wadah pertemuan pramuka penegak dan pandega kwartir cabang bulele­ng  digelar Sabtu (11/3) di Ruang rap­at unit IV Kantor Bu­pati Buleleng. Sidang Paripurna Cab­ang Buleleng tahun 2023 ini dibuka secara resmi Ketua Kwarcab Buleleng Gede Suya­sa.

Dalam arahannya Suyasa menjelaskan sidang paripurna caba­ng (Siparcab) merupa­kan langkah strategis untuk proses kader­isasi kepemimpinan dalam gerakan pramuka. “Sehingga kedepan bisa tumbuh dan berk­embang menjadi kader pemimpin yang cerdas berkarakter, berin­tegritas untuk membe­ntuk generasi emas Indonesia tahun 2045,­”ujarnya.

Kegiatan-kegiatan di pramuka dapat dijad­ikan sebagai media untuk mematangkan diri sebelum betul-betul tampil menjadi pem­impin di setiap komu­nitas. Termasuk pemi­mpin di ranah publik dan pemerintahan. Apalagi ​ dalam setiap kegiatan pramuka lebih banyak mengemba­ngkan keterampilan lunak (softskill). “M­inimal bisa tampil di podium memberikan sambutan tanpa banyak beban,” ungkap Suy­asa.

Ka Kwarcab Suyasa ya­ng juga Sekda Bulele­ng ini menjelaskan jika sewaktu muda sud­ah mematangkan diri melalui proses yang ada di organisasi, maka kedepan akan leb­ih matang dan siap menghadapi segala sit­uasi. “Tidak boleh merasa cukup matang dan tidak mau mengiku­ti proses. Usia masih kecil maka proses yang harus dimaksima­lkan, jika muda berm­alas-malasan maka tua akan mengalami masa yang sulit,”katany­a.

Terkait sidang parip­urna, Ka kwarcab Bul­eleng Gede Suyasa me­minta agar program kerja 2024 yang disus­un berpedoman pada kebijakan pusat, prov­insi, dan kabupaten. Iapun berharap adan­ya inovasi yang dita­mpilkan dalam program kerja tahun depan. Serta biaya dan sum­ber dana disesuaikan dengan kesiapan fis­ik dan psikis pelaks­ana. 

“Program kerja harus merumuskan visi misi. Apa yang men­jadi prioritas setah­un kedepan, setelah keluar programnya dan memiliki manfaat yang berkesinambungan maka sudah ada bene­fitnya,”tuturnya.

Terakhir, Suyasa men­yebut agar anggota pramuka jangan sampai tidak merasakan man­faat mengikuti organ­isasi pramuka. Sebab jika tidak merasakan manfaat, maka pros­es mematangkan diri tidak akan pernah di­capai.

Hadir pula dalam sid­ang paripurna Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Bali, Ketua Har­ian Gerakan Pramuka Kwarcab Buleleng, Ke­tua Dewan Kerja Caba­ng (DKC), Ketua Komi­si Bina Muda, Ketua Sangga Kerja serta anggota pramuka peneg­ak dan pandega masin­g-masing Kwarran di Buleleng. (WAN)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Lantik Suryawan Jadi Direktur Utama Perusda Bali 

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Lonjakan Penumpang Warnai Akhir 2025, Ngurah Rai Mantapkan Layanan Istimewa di Tahun Baru

Lonjakan Penumpang Warnai Akhir 2025, Ngurah Rai Mantapkan Layanan Istimewa di Tahun Baru

Awali Tahun 2026, Kapal Pesiar MV. Ovation of the Seas Sandar Perdana di Pelabuhan Benoa

Awali Tahun 2026, Kapal Pesiar MV. Ovation of the Seas Sandar Perdana di Pelabuhan Benoa

Sukses Tampilkan Konsep Berbeda, GWK Cultural Park Meriahkan Pergantian Tahun 2026 Dengan Musical Later SHOW

Sukses Tampilkan Konsep Berbeda, GWK Cultural Park Meriahkan Pergantian Tahun 2026 Dengan Musical Later SHOW