Akademisi Hendaknya Ciptakan Teknologi Mutakhir Dukung Pariwisata
Banner Bawah

Akademisi Hendaknya Ciptakan Teknologi Mutakhir Dukung Pariwisata

Atmadja - atnews

2019-06-28
Bagikan :
Dokumentasi dari - Akademisi Hendaknya Ciptakan Teknologi Mutakhir Dukung Pariwisata
Slider 1
Denpasar, 27/6 (Atnews) - Meskipun 70% pendapatan Bali dari sektor Pariwisata, namun perlu juga mendapat dukungan dari teknologi yang mutakhir. “Bayangkan jika dukungan teknologi bisa mempengaruhi infrastruktur hingga sarana prasana pariwisata kita, maka pariwisata Bali akan menjadi level dunia.” Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Konferensi Nasional Enginering Perhotelan (KNEP) yang diadakan oleh Fakultas Teknik Universitas Udayana, di Denpasar, Kamis (27/6).
Apalagi kata Cok Ace yang juga merupakan tokoh pariwisata itu, Pemprov Bali saat ini berkomitmen untuk terus mendukung upaya pro lingkungan dari segi aturan ataupun regulasi serta sarana prasarana sesuai dengan program Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Salah satu isu yang diusung adalah mengenai penggunaan energi bersih, jadi mari para akademisi berlomba ciptakan teknologi yang mendukung, baik pembangunan gedung, hospitality, serta teknologi penunjang yang memadai,” jelasnya.
Lebih lanjut, Cok Ace menjelaskan jika Pemprov Bali saat ini sedang mendesain pola pembangunan zonasi pariwisata yang menonjolkan karakteristik masing-masing daerah. “Jadi pola pariwisata kita akan disesuaikan dengan keunggulan daerah masing-masing. Bali selatan akan dikembangkan menjadi kawasan ekonomi, bagian utara menjadi kawasan konservasi, timur ditonjolkan pariwisata spiritualnya dan barat dikembangkan dengan sistem pertaniand an perikanan. Jadi mari kita bersama dukung program tersebut dengan teknologi yang tepat guna,” tandasnya.
Sementara sebelumnya Dekan Fakultas Teknik Univeristas Udayana, Prof. Ir. Putu Gede Suardana, P.HD menyatakan jika tema acara kali ini yaitu “Hilirisasi Teknologi untuk Dukung Industri Pariwisata” harus bisa diaplikasikan. “Saat ini banyak akademisi telah menciptakan teknologi, berbagai riset dalam mengembangkan teknologi, namun bagaimana dengan downstream serta komersialisasinya? Itu yang perlu dibicarakan dalam seminar kali ini,” jelasnya.
(*/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Berada di Daerah Bencana, Kita Mesti Peduli dan Memitigasi

Terpopuler

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif