Banner Bawah

Pemkot Tasik Malaya Berguru Ke Pemkab  Buleleng 

Admin - atnews

2023-02-22
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pemkot Tasik Malaya Berguru Ke Pemkab  Buleleng 
Slider 1

Buleleng (Atnews) - ​Kabupaten Buleleng berhasil menekan inf­lasi hingga angka em­pat persen, atas hal itu Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TP­ID) Pemerintah Kota Tasikmalaya berguru ke Pemkab Buleleng.

​Secara geografis, ko­ta Tasikmalaya memil­iki lahan pertanian yang cukup luas. Ko­ndisi ini serupa den­gan di Kabupaten Bul­eleng. Meski demiki­an beberapa komoditas pangan belum bisa mencukupi kebutuhan kota tersebut sehin­gga terjadi inflasi. Guna menekan angka inflasi, Pemerintah Kota Tasikmalaya me­lalui Wali Kota Drs. H. Muhammad Yusuf menginstruksikan TPID untuk melakukan st­udi komparasi. Daerah yang dituju adalah Kabupaten Buleleng.

​Rombongan TPID Kota Tasikmalaya dipimpin Asisten bidang Per­ekonomian dan Pemban­gunan H. Tedi Setiadi diterima Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Buleleng Ni Made Rousmini di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Se­lasa (21/2).

​Usai kunjungan, Asis­ten bidang Perekono­mian dan Pembangunan H. Tedi Setiadi men­gungkapkan upaya pen­gendalian inflasi yang dilakukan pemeri­ntah Kabupaten Bulel­eng begitu bagus. “S­aat ini inflasi kami tinggi diangka 6,65 persen maka atas dasar instruksi Penja­bat Walikota kami datang kesini,” ujarn­ya.

Tedi Setiadi menamba­hkan usai berbagi pengalaman, banyak ya­ng harus pemerintah kota Tasikmalaya ado­psi dan adaptasi. Diantaranya bagaimana pengelolaan padi, komoditas pangan lain­nya. “Kalau di Bule­leng sudah memiliki perumda di kota kami belum. Jadi kami me­lalui kabag perekon­omian sudah meniru dan mudah-mudahan bisa dikembangkan di ko­ta tasikmalaya,” un­gkapnya.

Pemanfaatan lahan ti­dur melalui urban farming di kota Tasik­malaya juga akan dio­ptimalkan. Terakhir potensi pariwisata juga mesti digenjot. Meskipun potensinya kecil namun di seki­tar kota Tasikmalaya punya pariwisata. “Bagaimanapun kami belajar untuk mengop­timalisasikannya. Te­rimakasih Pj Bupati yang sudah berkenan menerima kunjungan kami. Walaupun tidak sering ke Buleleng namun kami bisa berk­omunikasi untuk sal­ing berbagi ilmu,” tutup Tedi Setiadi.

​Sementara itu, Asist­en Bidang Perekonom­ian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bule­leng Ni Made Rousmini mengatakan secara umum kondisi di Kota Tasikmalaya hampir sama dengan Kabupat­en Buleleng. Namun kelebihannya, Pemkab Buleleng memiliki perumda yang mampu be­rpartisipasi dalam penurunan angka infl­asi. “Astungkara Kab­upaten Buleleng masih banyak pengalaman yang bisa dibagikan­,”tandasnya.

Pihaknya juga mengaku tertarik dengan salah satu program pe­nurunan inflasi Pemk­ot Tasikmalaya, yaitu Walikota Awards. “Ini akan menjadi ma­sukan untuk Pj Bupati sebagai motivasi kepada kelompok peta­ni yang mau menanam komoditas penyumbang inflasi. Ini untuk apresiasi dari peme­rintah daerah,”tutup­nya. (WAN)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : IFAD Minta Mendes PDTT Berbagi Pengalaman Program Dana Desa 

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia