Banner Bawah

Kepemimpinan Modi menjadi Inspirasi Hindu Dunia dan Peradaban Digital

Admin - atnews

2022-11-18
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kepemimpinan Modi menjadi Inspirasi Hindu Dunia dan Peradaban Digital
Slider 1

Denpasar (Atnews) - Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Cornell University memuji kepemimpinan Perdana Menteri India ke-15 Narendra Damodardas Modi yang akrab diapnggil Modi.

Oleh karena, Modi mampu mengembalikan sejarah peradaban Hindu yang sangat historical seperti Varanasi dan Ayodya.

Sedangkan, untuk Ayur Veda disetiap state hampir 650 hektar dibangun sebagai peradaban baru masyarakat dunia, sekaligus menjadikan Yoga menjadi pilihan.

India memiliki 1,2 milyar Hindu dari 1,5 milyar penduduknya. Sanata Dharma menjadi perisai kebebasan dalam beragamanya. Sehingga 3 pendekatan umat Hindu Advaita, Dvaita dan Vishista Dvaita menjadi pilihan bebas berekspresi dan mereka sangat harmoni.

Serta dibangunnya infrastruktur yang membuat perekonomian India bersaing didunia, sudah saatnya pula Pendidikan sekarang menjadi pilihan anak muda dengan IT-nya menjadi pilihan.

India sekarang sudah mercusuar dunia sangat luar biasa menawarkan anak muda untuk ke India. Dengan pemulihan pascapandemi Covid-19 memperlihatkan ekonomi India tumbuh hingga 13,5% pada kuartal April-Juni 2022. 

India sebagai negara ekonomi terbesar ketiga Asia ituengalami kenaikan produk domestik bruto (PDB) dari kuartal sama tahun sebelumnya itu mencerminkan kenaikan dramatis aktivitas ekonomi di India sejak pertengahan 2021. 

Negara tersebut adalah anggota G20 dan juga anggota Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (BRICS). Pada tahun 2011, PDB PPP per kapita India tercatat di Dana Moneter Internasional sebesar $3.703, yang membuatnya menduduki peringkat 127 di dunia. 

Dalam rangkaian KTT G20 resmi berakhir pada Rabu, 16 November 2022. Pada sesi penutup KTT G20 di Hotel Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Presiden Joko Widodo menyerahkan tampuk presidensi G20 kepada India yang akan memegang presidensi G20 pada tahun 2023.

Selanjutnya KTT G20 tahun 2023 dengan tema Keketuaan G20 India, yaitu “One Earth, One Family, One Future". 

India akan melanjutkan berbagai inisiatif yang dihasilkan selama kepemimpinan Indonesia tahun ini, seperti yang dimuat dalam Bali Leaders Declaration atau Deklarasi Bali.

Presidensi G20 Indonesia dengan tema "Recover Together, Recover Stronger" diharapkan dapat memberi penyelamatan yang berkelanjutan atas lingkungan dan ketahanan pangan. 

Disamping itu, Modi adalah seorang nasionalis Hindu dan anggota Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS). 

"Ia adalah tokoh Hindu yang sorotan di India maupun di dunia internasional, hal ini bisa menjadi teladan dan inspirasi bagi pemuda Hindu lainnya, khususnya di Indonesia dan Bali," kata Suasta yang juga Budayawan kepada Atnews di Denpasar, Jumat (18/11).

Apalagi dalam perhelatan G20, Modi bertemu Rishi Sunak keturunan India yang menjadi Perdana Menteri Inggris baru menggantikan Liz Truss yang menyatakan mundur di hari ke-45 menjabat.

Rishi Sunak yang juga Eks Menteri Keuangan era Boris Johnson itu meraih posisi PM Inggris bertemu Modi jadi perbicangan di jagat maya, hal itu menandakan kepemimpinan Hindu semakin mendunia. 

Dikatakan pula, Modi juga merupakan pemimpin Partai Bharatiya Janata (PBJ) dan sebelumnya menjabat sebagai Menteri Utama Gujarat dari tahun 2001 hingga 2014. Ia saat ini merupakan anggota parlemen untuk konstituensi Varanasi.

Modi mencatatkan namanya di sejarah sebagai perdana menteri pertama yang dilahirkan setelah India memperoleh kemerdekaan. Tepatnya, Ia lahir pada 17 September 1950, tiga tahun setelah India merdeka.

Tak hanya sekali, Modi pun terpilih kembali sebagai Perdana Menteri dua periode pada 2019 lalu. Sebagai pemimpin lebih dari 1 miliar warga India, Modi dikenal memiliki sifat dinamis, tegas, dan berorientasi pada pembangunan.

Modi dikenal gemar membaca buku dan bisa menghabiskan waktu berjam-jam duduk di perpustakaan.  Modi kecil banyak mendapat pengaruh dari Vadnagar, pusat pembelajaran dan spiritualitas Buddhis yang terkenal.

Bahkan anak pasangan Modi dan Hiraba Modi itu juga banyak terpengaruh buku-buku karya Swami Vivekananda. Itulah yang menyebabkan Modi kecil memiliki dorongan kuat untuk membuat perubahan di masyarakat.

Dilansir dari website resmi India, pihaknya mengklaim bahwa PM Modi berhasil memutus kemiskinan di India dalam waktu relatif singkat. Hal itu, menurut mereka, berkat serangkaian kebijakan Modi yang pro rakyat kecil.

Lebih lanjut, Modi juga berhasil membuat 18.000 desa di India dialiri listrik untuk pertama kalinya setelah 70 tahun kemerdekaan.

Disamping itu, Modi juga menunjukkan eksistensi di luar India. Hal ini nampak melalui sejumlah penghargaan yang diterimanya, diantaranya penghargaan sipil tertinggi dari Saudi Arabia Sash King of Abdulaziz,  penghargaan The Order of the Holy Apostle Andrew the First dari Rusia,  Grand Collar of the State dari Palestina, Amir Amanullah Khan Award dari Afghanistan, dan penghargaan perdamaian dari Seoul, Korea Selatan. 

Dengan demikian, momentum kehadiran PM India Modi bertemu Diaspora India di Bali disela-sela mengikuti KTT G20 Indonesia di Bali, Selasa (15/11) diharapkan hubungan Indonesia, khususnya Bali dengan India bisa semakin diperkuat.

"Kita harus banyak belajar dari India, negara ini sudah maju baik dalam ekonomi dan politik, spiritual, yoga, ilmu pengobatan (Ayur Veda) termasuk pusat teknologi," tambah Putu Suasta yang juga Pengamat Politik.

Hubungan baik Indonesia  telah terjalin sejak dahulu kala, selama hampir dua ribu tahun lamanya. 

Pada tahun 1950, Presiden pertama Indonesia - Soekarno menyerukan kepada rakyat Indonesia dan India untuk "meningkatkan hubungan baik" yang sudah terjalin antara kedua negara "selama lebih dari 1000 tahun" sebelum sementara "terputus" oleh kekuasaan kolonial Eropa.

Sedangkan pada musim semi tahun 1966, para menteri luar negeri dari kedua negara mulai berbicara lagi dari era hubungan persahabatan. India memiliki kedutaan besar di Jakarta dan Indonesia memiliki kedutaan besar di New Delhi.

India menganggap Indonesia sebagai anggota paling penting ASEAN. Kedua negara telah sepakat untuk membentuk kemitraan strategis. Indonesia dan India adalah anggota G-20, E7, Gerakan Nonblok, dan PBB. Termasuk India masuk dalam BRICS

Suasta banyak belajar dari India, bahkan sudah lima kali keliling negara tersebut  dalam kurun waktu 30 tahun. Bahkan tinggal di tempat-tempat suci bagi umat Hindu yakni Punjab, Varanasi disebut juga Benares, Banaras, atau Benaras, atau Kashi atau Kasi, adalah kota suci agama Hindu di tepi sungai Ganga yang terletak di negara bagian Uttar Pradesh di India bagian utara. 

Varanasi, bagi umat Hindu, adalah seperti Mekkah bagi umat Muslim atau Vatikan bagi umat Katolik. Ketika berada di India, Putu Suasta bergaul dengan para orang suci atau sadhu.

Eratnya hubungan kesejarahan India dengan Indonesia yang telah berlangsung lama. Tidak kurang dari IB.Oka Puniatmaja selaku Wakil Ketua Umum PHDI, penulis banyak buku Agama Hindu berpendapat bahwa Rsi Markandya adalah Nabi buat umat Hindu Indonesia. 

Selain itu, ada pula tokoh - tokoh Bali yang lain yakni Nyoman S Pendit, IB Mantra, Ibu Gedong Oka, Prabhu Darmayasa. Bahkan hubungan Indonesia dan India dijembatani oleh Rabindranath Tagore dan DR SN Subha Rao.

Patut dibanggakan pula, PM Modi baru saja memberikan pujian kepada Serta memberikan apresiasi Budayawan dan Maestro Seni dari Bali Prof Dr I Wayan Dibia menerima anugerah penghargaan seni Padma Shri Award 2021.

Termasuk penerima Padma Shri Award 2021 Agus Indra Udayana (Ida Rsi Putra Manuaba) menginspirasi dunia lewat perjalanan hidupnya dalam menerapkan Gandhian Values in outside India.

Bahkan Membangun dan mengembangkan Daridranarayana Tuhan dalam wujud orang terpinggirkan dengan Dash to Diamond project-nya banyak anak muda dilahirkan sukses.

Lewat Program Indonesia India Sanggam membangun gerakan People to People Preserve our Heritage, Promoting our Culture and Conecting People membuat jembatan budaya lebih dari 25 tahun Indonesia India.

Ratusan anak Shantisena sudah dikirim belajar Ashram Gandhi Puri di India dan ribuan orang  sudah diterima di Ashram Gandhi Puri dalam Vishrama Puri Volunteer Program-nya.

Disamping itu, pembangunan Padmasana di India oleh Ida Rsi Putra Manuaba bersama Made Mangku Pastika kini sebagai Anggota DPD RI dan Gubernur Bali dua periode 2008-2018 di Cuttack Odisha dan di Rshikesh India menjembatani keagungan budaya Indonesia India.

Apalagi telah membangun Padmasana di India dari batu Gunung Agung dan menanam Panca Datu dan Uang Kepeng Satakan di India di Gunung dan Sungai Suci sebagai simbul pengikat peradaban.

Untuk itu, penghargaan tertinggi Pemerintah India Padma Shri Award 2020 dianugrahkan kepada Agus Indra Udayana nama walaka Ida Rsi Putra Manuaba.

Kalingga Bali Yatra di Odisha sampai sekarang menjadi Inspirasi dunia di Cuttack Odisha sampai sekarang setiap Purnama Kartika dijadikan simbul perekat kebudayaan.

Secara khusus, Suasta memuji Mangku Pastika menjelang akhir jabatan sebagai Gubernur Bali telah mengujungi India Selatan bagian Odisha tempat asal endek Bali. 
 
Odisha itu dikujungi sebagai bagian dari upaya napak tilas jejak leluhur masyarakat Bali yang telah mewariskan dasar kuat sejarah peradaban Hindu di Pulau Dewata dengan nilai-nilai mendem Panca Datu yang artinya menanam secara spiritual melalui pura terbesar di Bali, Pura Agung Besakih di Kabupaten Karangasem.

Bahkan pelesatarian endek disana dikembangkan oleh Utkal University dan National Institute of Fashion Technology (NIFT). 

Bahkan dalam menandai kebangkitan hubungan Bali dan Odisha, Mangku Pastika menghadiahkan Prasasti Padmasana Kalinga Bali untuk tempatkan di Maritime Museum Cuttack sebagai tempat ibadah.

Padmasana Kalinga Bali yang dihadiahkan kepada pemerintah Odisha bukan terbuat dari logam ataupun batu biasa, melainkan terbuat dari lava Gunung Agung Bali, yang meletus tahun 1963. Konon aliran lava Gunung Agung saat erupsi 1963 sama sekali tidak merusak kuil yang dibangun oleh Rsi Markandeya.

Ia juga menghadiahkan prasasti Padmasana kepada pemerintah Uttarakhand dan ditempatkan di Rishikesh.

Kedua prasasti tersebut menjadi simbol awal kebangkitan kembali hubungan panjang Bali dan Odisha.

Dalam mengenang orang Kalingga ke Bali, maka setiap tahun digelar Festival Bali Yatra berlangsung pada bulan Karthi, akhir Oktober atau menjelang November di sepanjang Sungai Mahanadi yang disakralkan di Odisha, bagian timur laut India. 

Festival tersebut merupakan perayaam perjalanan menuju Bali. Biasanya selama festival, setiap harinya tidak kurang dari 80 ribu pengunjung dari berbagai kalangan memadati tempat penyelenggaraan Bali Yatra di Odisha, yang merupakan tempat asal para pelaut Oriya.
Pelaut Oriya merupakan bagian dari kelompok pelaut Sadhabas di Kerajaan Kalinga, yang pada masa lalu berlayar hingga ke Pulau Bali, Sumatera, Borneo, hingga ke Sri Lanka untuk ekspansi dagang, budaya, dan kepercayaan.
Festival Bali Yatra diselenggarakan untuk memperingati momen sejarah penting dan keberanian leluhur masyarakat Odisha pada masa itu.

Ada ritual menarik menjelang Festival Bali Yatra. Dalam ritual yang dilakukan saat Kartik Purnima atau bulan purnama mulai dari sekitar pukul 04.00 hingga terbit matahari tersebut, ribuan orang melepas perahu-perahu kertas dengan hiasan bunga dan lilin kecil ke Sungai Mahanadi dan sungai-sungai lain yang ada di seluruh wilayah Odisha.

Orang-orang silih berganti melepaskan perahu-perahu kertas mereka, yang membawa doa serta harapan kebajikan. 

Hal itu yang menandakan hubungan kuat antara Bali dengan India dalam membangun peradaban manusia yang semakin baik menuju kehidupan jagadhita (bahagia) dan shanti (damai).

Hubungan baik Indonesia  telah terjalin sejak dahulu kala, selama hampir dua ribu tahun lamanya. 

Pada tahun 1950, Presiden pertama Indonesia - Soekarno menyerukan kepada rakyat Indonesia dan India untuk "meningkatkan hubungan baik" yang sudah terjalin antara kedua negara "selama lebih dari 1000 tahun" sebelum sementara "terputus" oleh kekuasaan kolonial Eropa.

Sedangkan pada musim semi tahun 1966, para menteri luar negeri dari kedua negara mulai berbicara lagi dari era hubungan persahabatan. India memiliki kedutaan besar di Jakarta dan Indonesia memiliki kedutaan besar di New Delhi.

India menganggap Indonesia sebagai anggota paling penting ASEAN. Kedua negara telah sepakat untuk membentuk kemitraan strategis. Indonesia dan India adalah anggota G-20, E7, Gerakan Nonblok, dan PBB. Termasuk India masuk dalam BRICS

Suasta banyak belajar dari India, bahkan sudah lima kali keliling negara tersebut  dalam kurun waktu 30 tahun. Bahkan tinggal di tempat-tempat suci bagi umat Hindu yakni Punjab, Varanasi disebut juga Benares, Banaras, atau Benaras, atau Kashi atau Kasi, adalah kota suci agama Hindu di tepi sungai Ganga yang terletak di negara bagian Uttar Pradesh di India bagian utara. 

Varanasi, bagi umat Hindu, adalah seperti Mekkah bagi umat Muslim atau Vatikan bagi umat Katolik. Ketika berada di India, Putu Suasta bergaul dengan para orang suci atau sadhu.

Menurutnya, peradaban India sudah ada 10.000 tahun. Peradaban itu mulai terbentuk menjadi bangsa India saat Periode Vedic. 

Dasar Hinduisme dan aspek-aspek budaya yang diterapkan oleh Peradaban Vedic bertahan hingga saat ini. Kerajaan-kerajaan pertama di India juga dibangun pada Periode Vedic di tahun 1200 SM.

Pada era itu juga berkembang agama Hindu, Buddha, dan Jainisme. Sedangkan peradaban India modern terjadi pada 1947 setelah mereka merdeka dari kolonialisme Inggris.

Founding father Sukarno banyak terinpirasi dari Swami Vivekananda dan Mahatma Gandhi. Mahatma Gandhi merupakan salah satu tokoh yang mempengaruhi pemikiran Bung Karno. Gandhi dikenal sebagai tokoh yang mengajarkan konsep ahimsa, hartal, swadesi, dan satyagraha. Konsep tersebut merupakan gerakan perlawanan yang dilakukan secara damai tanpa adanya perlawanan.

Gagasan nasionalisme Gandhi yang disebut sebagai nasionalisme-kemanusiaan turut menginspirasi Soekarno. Di beberapa tulisan Soekarno, dia sering menulis perjuangan yang dilakukan Gandhi. Bung Karno juga memuji strategi yang dilakukan Gandhi seperti pemboikotan produk-produk monopoli dagang Inggris.

Selain itu,  dalam momentum peringatan HUT ke-77 Kemedekaan RI mengingatkan pula, Pandit Jawaharlal Nehru, tokoh India yang berperan aktif dalam mendukung kemerdekaan Indonesia.

Negara India pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Pasalnya, setelah Indonesia memproklamasikan diri pada 17 Agustus 1945, Belanda ingin kembali menguasai Bumi Pertiwi.

Pada 2 September 1946, Jawaharlal Nehru memberikan pengakuan kemerdekaan secara resmi kepada Indonesia.

Kemudian pada tahun 1949, Nehru mencetuskan digelarnya Konferensi Asia untuk menghimpun kekuatan negara-negara Asia dalam melawan kolonialisme dan imperialisme di kawasan Asia.

Termasuk hubungan antara Indonesia (Nusantara) dan India telah dimulai sejak zaman Ramayana, "Yawadvipa" (pulau Jawa) disebutkan dalam dalam itiahasa, Ramayana. 

Disebutkan Sugriwa, salah satu jenderal Rama mengirim anak buahnya ke Yawadvipa, Pulau Jawa, untuk mencari Sinta ketika diculik oleh Rahwana. 

Orang India telah mengunjungi Indonesia sejak zaman kuno, dan orang Indonesia kuno (Bangsa Austronesia) telah memulai perdagangan bahari di laut Asia Tenggara dan Samudera Hindia. 

Orang India purba menyebarkan ajaran Hindu dan banyak aspek lain dari budaya India termasuk bahasa Sanskerta dan Aksara Brahmi. 

India telah memainkan peran besar dalam budaya Indonesia, yang merupakan perpaduan dari India, China, Asia Tenggara, dan budaya asli Indonesia. Jejak pengaruh India yang paling terlihat jelas dalam sejumlah besar kata-kata serapan dari bahasa Sansekerta dalam kosa kata Bahasa Indonesia, termasuk dalam Bahasa Bali. 
Nama Indonesia berasal dari bahasa Latin Indus, yang berarti "India", dan bahasa Yunani nesos, yang berarti "pulau". (karena kemiripan budaya di kedua wilayah ini). Nama ini mulai dikenal sejak abad ke-18, jauh mendahului pembentukan Indonesia merdeka. Selama zaman Sriwijaya, banyak orang Indonesia belajar di Universitas Nalanda di India.

Indonesia memasuki periode sejarah setelah mengadopsi Aksara Pallawa dan bahasa Sansekerta dari India. 

Sebagaimana terbukti dari temuan beberapa prasasti awal yang berasal dari kerajaan Indonesia tertua seperti Yupa dari Kutai, Prasasti Tugu dari Tarumanagara dan catatan sejarah Kalingga. 

Kerajaan bercorak Hindu - Buddha seperti Sriwijaya, Medang, Sunda dan Majapahit adalah pemerintahan yang berkuasa di Indonesia, dan era klasik Hindu-Buddha ini berlangsung dari kurun tahun 200 hingga abad ke-16, dengan kerajaan Hindu terakhir masih tersisa di Bali.

Sepanjang sejarah kedua bangsa, sebagian besar hubungan antara India kuno dan Indonesia berlangsung harmonis dan damai, namun ada satu pengecualian ketika India kuno dan Indonesia terlibat dalam peperangan. 

Pada 1025 Rajendra Chola, Raja Chola dari Coromandel di India Selatan, meluncurkan serangan angkatan laut pada pelabuhan Sriwijaya dan merebut Kadaram dari Sriwijaya dan menempatinya selama beberapa waktu.

Indonesia telah menyerap banyak aspek budaya India sejak kontak pertama hampir dua ribu tahun yang lalu. Dampak yang paling jelas adalah kata serapan bahasa sansekerta ke dalam Bahasa Indonesia.

Ramayana dan Mahabharata memainkan peran penting dalam budaya Indonesia dan sejarahnya, dan populer di kalangan orang Indonesia sampai hari ini. Dalam teater terbuka Prambanan di Jawa, Muslim Jawa menarikan Sendratari Ramayana selama malam bulan purnama. 

Sebuah contoh dalam pengaruh Hindu-Buddha di sejarah Indonesia adalah abad ke-9 Borobudur dan Prambanan. 

Dikatakan pula, menjelang akhir jabatan Made Mangku Pastika sebagai Gubernur Bali   mengujungi India Selatan bagian Odisha tempat asal endek Bali. 

Odisha itu dikujungi sebagai bagian dari upaya napak tilas jejak leluhur masyarakat Bali yang telah mewariskan dasar kuat sejarah peradaban Hindu di Pulau Dewata dengan nilai-nilai mendem Panca Datu yang artinya menanam secara spiritual melalui pura terbesar di Bali, Pura Agung Besakih di Kabupaten Karangasem.

Bahkan pelesatarian endek disana dikembangkan oleh Utkal University dan National Institute of Fashion Technology (NIFT). 

Disamping itu, ada pula tokoh sejarah yang cukup berpengaruh di Bali yang belajar dari India yakni Prof. Ida Bagus Mantra yang Gubernur Bali kelima tersebut menjabat sebanyak dua periode, yaitu 1978-1983 (periode pertama) dan 1983-1988 (periode kedua).

Dalam perjalanan hidupnya, Ida Bagus Mantra l melanjutkan studinya di Visva Bharati University Santineketan West Bengal, India. Gelar masternya diraih tahun 1954 sedangkan gelar doktor ia sandang pada tahun 1957 dengan disertasi berjudul “Hindu Literature and Religion in Indonesia”.

Ada pula tokoh Prof. Dr. Tjokorda Rai Sudharta M.A (putra Puri Ubud)  dikenal pakar Sansekerta lulus Sansekerta S1 Bachelor of Arts di Banaras Hindu University,  Master of Arts di Panjab University. 

Dengan mewariskan beberapa Buku Karya seperti: Upadesa (1967), Sarasamuscaya (1976), Slokantara (1982), Asta Brata Dalam Pembangunan (1898), Nasehat Sri Rama Sampai Masa Kini (1990), Ramayana dan Mahabrata terj.BH. Sarkar (1992), Manusia Hindu I sampai perkawainan (1993), Bertemu Tuhan Dalam Diri (2005), Bhagawadgita dalam Bisma Parwa (2010), Antara Filsafat Yunani Plato dan Filsafat India Upanisad Bhagawadgita (2010).

Suata pun mengatakan, negara-negara barat banyak belar dari India dan negara Indonesia banyak belajar dari kemajuan barat.

India dikenal sebagai negara yang kemajuan teknologinya berkembang pesat, bahkan, India kerap menjadi pasar yang besar bagi sejumlah perusahaan teknologi.

Selain menjadi pasar yang besar, India juga memiliki orang-orang yang menduduki jabatan tinggi di raksasa teknologi dunia.

Dikatakan pula para CEO perusahaan ternama dunia yakni Sundar Pichai adalah CEO Alphabet dan Google keturunan India, CEO Microsoft Satya Narayana Nadella, CEO Adobe Inc Shantanu Narayen, CEO Twitter Parag Agrawal, CEO IBM, Arvind Krishna, CEO Vimeo Anjali Sud.

Beberapa di antaranya seperti Jayshree Ullal (CEO Arista Networks), Revathi Advaithi (CEO Flex), Nikesh Arora (CEO Palo Alto Networks), Sanjay Mehrotra (CEO Micron Technology), dan Grorge Kurian (CEO NetApp).

Ada pula Aneel Bhusri (CEO Workday), Aman Bhutani (CEO GoDaddy), Steve Sanghi (CEO Microchip Technology), CEO SanDisk Sanjay Metrohtra, CEO Nokia Rajeev Suri, CEO Novartis Vasant Narasimhan, CEO MasterCard Ajaypal Singh Banga, CEO Micron Sanjay Mehrotra, CEO Reckitt Benckiser Group PLC Laxman Narasimhan. 

Sementara itu, PM Modi mengatakan India dan Indonesia memiliki hubungan warisan dan budaya bersama.

“Saya berbicara dengan Anda di Bali, kami menyanyikan lagu-lagu tradisional Indonesia, Bali Jatra Mahotsav sedang dirayakan 1500 km dari sini (di Cuttack, India)," ujarnya. 

Perayaan Bali Jatra Mahotsav tersebut merupakan perayakan ribuan tahun yang menghubungkan perdagangan India-Indonesia.

Selain itu, pihaknya mengapresiasi perjalan suci Rsi Agastya and Rsi Markandeya menjejakkan peradaban luhur seperti parampara India di Bali.

Banyak rahasia Ramayana terpendam di Bali, sekarang Ayodhya akan menjadi pusat peradaban Hindu di India.

Ia mengajak masyarakat Bali bersama merajut kebudayaan yang agung di Bali dan India bertumbuh dalam memajukan peradaban manusia yang adi luhung. 

Bahkan Gunung Agung sebagai kekuatan yang sakral dan berinteraksi langsung dengan Mahameru. (GAB/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Musisi Gus Teja Ikuti Tradisi "Siat Api" Penetral Kekuatan Negarif

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng