Cipayung Plus Bali Inginkan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Banner Bawah

Cipayung Plus Bali Inginkan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa

Atmadja - atnews

2019-06-02
Bagikan :
Dokumentasi dari - Cipayung Plus Bali Inginkan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Slider 1
Denpasar, 1/6 (Atnews) - Memperingati hari lahirnya Pancasila, organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus Bali menggelar Diskusi Publik dengan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa" di Denpasar, sabtu (1/6).
Selain memperingati momentum hari lahir Pancasila, kegiatan ini sekaligus merefleksikan bagaimana implementasi dari nilai-nilai Pancasila hari ini. "Forum diskusi diharapkan dapat membedah secara lebih mendalam dinamika persoalan kebangsaan hari ini, untuk mengembalikan arwah Pancasila di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara" ungkap Putra Umbu selaku moderator kegiatan. 
Diskusi Publik ini dihadiri oleh Gerakkan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Denpasar, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Denpasar, Gerakkan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Denpasar, Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Denpasar, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Denpasar, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Dewata yang tergabung dalam Cipayung Plus Bali menyepakati beberapa pernyataan sikap bersama. 
Diakhir kegiatan para peserta diskusi menyepakati 8 poin yang menjadi pernyataan sikap yaitu : 
1. Mendesak pemerintah mengevaluasi kembali kerja dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam menjalankan tugas dan tupoksinya.
2. Mendesak pemerintah mengevaluasi kebijakan publik yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
3. Mendorong pemerintah untuk membuat kajian kritis mengenai Finalisasi Pancasila sebagai ideologi bangsa.
4. Mendukung pemerintah untuk menyusun kurikulum berjenjang mengenai pendidikan pancasila secara mengakar.
5. Mendukung pemerintah menindak tegas gerakan-gerakan yang bertentangan dengan nilai-nilai pancasila.
6. Mendesak elit politik melakukan rekonsiliasi nasional pasca Pemilu serentak 2019.
7. Mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
8. Mengakui Pancasila sebagai Ideologi Bangsa.
Kordinator Pelaksana Kegiatan Diskusi Publik Hagai Zefanya mengharapkan poin-poin yang menjadi pernyataan sikap Cipayung Plus Bali yang di kaji melalui forum diskusi hari ini kiranya dapat didengar oleh pemerintah dan masyarakat. "Sehingga kita semua bisa bersama-sama berjuang untuk mengembalikan eksistensi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara" tutupnya.(sin/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Oka Antara Kawal RTRW Bali Pengembangan Pariwisata Karangasem

Terpopuler

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif