Bangli (Atnews) - Berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran tidak hanya disuguhkan rumah adat tradisional saja, namun kini ada tempat alternatif Cafe dengan konsep kebun tanaman hias dikembangkan di desa tradisional Penglipuran Kelurahan Kubu Kecamatan Bangli.
Berlokasi sekitar 300 meter dari objek wisata Desa Penglipuran, pekunjung tidak hanya menikmati hidangan juga dimanjakan dengan berbagai jenis tanaman hias tapi kebun melewati areal hutan bamboo.
Pemilik Cafe Kebun I Wayan Sukur (51) saat ditemui dilokasi (Sabtu(9/7) mengatakan awalnya gemar memelihara tanaman hias. Seiring waktu berjalan mulai memproduksi tanaman hias ditegalan seluas 60 are miliknya. Saat awal pengembangan hanya memiliki puluhan jenis tanaman hias, dua daun kemudian sudah memiliki 150 jenis tanaman hias bail local maupun luar.Dari jumlah tersebut sudah dipasarkan ke Gianyar, Denpasar bahkan tanaman yang dihasilkan juga dipasarkan ke hotel,” jelasnya.
Disinggung ide pembuatan cafe dirinya banyak mendapat masukan dari kawan-kawan yang berkunjung ke kebun salah satunya membuat tempat santai untuk kopi, akhirnya Wayan Sukur membangun cafe di tengah kebun tanaman hias tapi baru berjalan 5 bulan saya namakan cafe kebun,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan dengan kapasitas 200 orang melibatkan keluarga dan kerabat dekat untuk mengelola kafe ini.Banyaknya tamu yang berkunjung waktu Umanis Galungan hingga Umanis Kuningan,bahkan beberapa intansi terkait baik pemerintah maupun BUMN,BUMD sudah pernah melaksanakan acara ditempat ini,termasuk pejabat daerah,” katanya.
Sebelumnya juga ada dari SMA PGRI Denpasar juga melaksanakan reuni termasuk hari ini Alumni SMAN 1 Bangli Angkatan tahun 1977 melaksanakan reuni. ”Mudah-mudahan bisa terus berkembang sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan lebih banyak lagi sementara hanya karyawan kebun secara bergantian untuk melayani, namun tidak mengurangi standar pelayanan,”harapnya. (Anggi/001)