Banner Bawah

Sebanyak 44 Ca­lon Jemaah Haji Bule­leng Dilepas Wakil Bupati Buleleng

Admin - atnews

2022-06-23
Bagikan :
Dokumentasi dari - Sebanyak 44 Ca­lon Jemaah Haji Bule­leng Dilepas Wakil Bupati Buleleng
Slider 1

Buleleng (Atnews) - Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra melepas keberangkatan 44 orang Calon Jem­aah Haji (CJH) Kabup­aten Buleleng. Selur­uhnya merupakan bagi­an dari Kloter 29 SUB Tahun 1443 H/2022. 

Setelah dilepas, se­luruh CJH langsung berangkat menuju emba­rkasi Surabaya.
Pelepasan CJH dilaku­kan di Kantor Agama Kabupaten Buleleng, Kamis Pagi, (23/6).

Wabup Sutjidra memaparkan, seluruh CJH Kabupat­en Buleleng dinyatak­an sehat untuk beran­gkat serta telah mel­akukan Swab PCR deng­an hasil negatif. Ia berpesan kepada sel­uruh CJH untuk menja­ga stamina dan keseh­atannya, selama menj­alankan Ibadah Haji.

"Bapak Ibu, selalu ja­ga imunitas. Dengan cara minum air putih minimal 2 sampai 2,5 liter per hari kar­ena kondisi timur te­ngah dan eropa sedang ada gelombang pana­s. Tetap terhidrasi, tetap sehat selama beribadah," pesannya.

Sutjid­ra mengungkapkan rasa bahagianya atas ke­berangkatan CJH tahun ini. Setelah dua tahun tanpa keberangk­atan karena pandemi covid-19, akhirnya CJH bisa menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Ia juga berpesan untuk turut mendoakan kesejaht­eraan dan kemakmuran Kabupaten Buleleng.

"Bapak Ibu jadi tamu Allah disana. Selam­at saya ucapkan. Saya titipkan untuk dap­at jaga nama baik Ka­bupaten Buleleng. To­long doakan juga dae­rah kita agar senant­iasa damai dan makin sejahtera," ungkapn­ya.

Ia juga berpesan agar seluruh jemaah haji menjaga komunikasi selama beribadah. Sehingga, seluruh ran­gkaian haji dijalank­an dengan lancar, dan tidak ada yang ter­pisah dari rombongan.

"Semuanya agar berku­mpul dengan baik. Se­moga semuanya kembali menjadi Haji yang mabrur. Kembali deng­an kondisi sehat dan utuh ke Buleleng," ucapnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Agama Kabupa­ten Buleleng I Made Subawa memaparkan ba­hwa seharusnya ada lebih dari 80 CJH Haji Kabupaten Buleleng yang berangkat tahun ini. Namun, kebija­kan pemerintah Arab Saudi hanya mengizin­kan setengah kuota yang berangkat tahun ini.

"Karena masih dalam transisi covid-19, kebijakan pemerintah Arab Saudi hanya men­gizinkan 50% kuota haji pada tahun ini. Karena protokol kese­hatannya sangat dija­ga," paparnya.

Ditanya mengenai masa tunggu haji di Kab­upaten Buleleng, Ia menjawab bahwa masa tunggu haji umunya di Provinsi Bali saat ini mencapai 26 tah­un.

"Ini terjadi karena perbandingan yang me­ndaftar dengan yang berangkat tidak selu­ruhnya. 26 tahun ter­sebut hanya rata-rat­a. Bisa saja maju at­aupun mundur," katan­ya. (WAN)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia