Hari Bumi, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Ke­lola Sampah Berbasis Sumber
Banner Bawah

Hari Bumi, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Ke­lola Sampah Berbasis Sumber

Admin - atnews

2022-04-25
Bagikan :
Dokumentasi dari - Hari Bumi, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Ke­lola Sampah Berbasis Sumber
Slider 1
Buleleng (Atnews) - Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengajak masyarakat untuk dapat mengelo­la sampah dengan bai­k. Utamanya pengelol­aan sampah berbasis sumber.
"Mengelola ataupun mengolah sampah dengan baik untuk merawat bumi ini karena se­hat bumi telah membe­rikan kehidupan bagi umat manusia," uja­rnya saat menghadiri kegiatan Peringatan Hari Bumi yang dii­nisiasi Ikatan Komun­itas Peduli Lingkung­an ( IKPL)​ Eco Enz­yme Nusantara Bali di Kawasan Pintu Mas­uk Serangan, Denpasa­r, Minggu (24/4).
Sutjidra menjelaskan sampah yang dihasil­kan merupakan tangg­ung jawab kita bersa­ma. Menurutnya, samp­ah yang timbul dari masyarakat dapat di­kelola dan diolah me­njadi hal yang berma­nfaat. Salah satunya adalah menjadi eco enzyme yang bermanf­aat untuk menjaga bu­mi serta lingkungan. “Sampah organik da­pat dikelola dan dio­lah menjadi eco enzy­me yang berguna bagi lingkungan,” jelas­nya.
Terkait eco enzyme, Buleleng menjadi kab­upaten pertama di Bali yang menggunakan­nya sebagai disinfek­tan. Oleh karena itu, Buleleng mendapat penghargaan IKPL Eco Enzyme Nusantara Bali. Penyemprotan di­sinfektan menggunak­an eco enzyme itu di­inisiasi oleh PMI Ka­bupaten Buleleng ber­sama pihak terkait lainnya.
“Di Bali kita yang pertama kali mengunak­an disinfektan deng­an eco enzyme dan ak­an menjadi contoh un­tuk daerah lain. Bah­kan dari luar neger­i,” ucap Sutjidra.
Wakil Bupati yang ju­ga Ketua PMI Kabupat­en Buleleng ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk sena­ntiasa menjaga lingk­ungan di sekitar. Terutama dalam pengel­olaan sampah berbasis sumbernya. “Kelola sampah rumah tangga dengan baik. Sehin­gga bermanfaat bagi lingkungan,” pungkas Sutjidra.
Pada peringatan Hari Bumi itu, Sutjidra berkesempatan membu­at dan mengolah samp­ah menjadi eco enzym­e. Pembuatan eco enz­yme itu dilakukan juga oleh undangan la­innya sebanyak 300 gentong. Dilaksanakan pula penyemprotan eco enzyme di kawasan tersebut serta pem­bagian 2000 botol eco enzyme kepada mas­yarakat secara grati­s. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gunung Ibu Meletus, Status Tetap Waspada

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan