Badung (Atnews) - Korps Resimen Mahasiswa (Korps Menwa) adalah perkumpulan orang-orang yang memiliki jiwa korsa yang kuat. Mereka juga adalah orang-orang yang memiliki kesadaran dan kesetiaan kepada empat pilar kebangsaan. Mungkin karena watak itulah maka Korps Menwa mendapat kepercayaan menerima Dwaja Tentara Pelajar (TP). Tujuannya, agar cita-cita dan nilai-nilai dari Korps TP bisa terus berlanjut, dari generasi ke generasi yad. TP adalah pasukan pelajar pada masa perang kemerdekaan, yang sangat disegani musuh. Karena cerdas dan nekat.
Mungkin karena jiwa dan semangat itulah, maka tiba-tiba saja ada ide dari kalangan Korps Menwa untuk membangun koperasi. Disepakati, namanya adalah Koperasi Konsumen Castrena Sedana Nusantara (KCSN). Castrena adalah sebuah kata penting dalam semboyan Menwa. Dalam rangka pembentukan koperasi, maka sudah pernah diadakan diskusi/penyuluhan oleh Dinas Koperasi setempat, untuk membicarakan hal-hal teknis. Akhirnya disepakati akan diresmikan pada hari Sabtu, tgl. 16 April 2022 yad. Oleh Ketua Pelaksana Gugus Kebangsaan Provinsi Bali Prof Dr Ir Wayan Windia SU di Badung, Selasa (12/4).
Lembaga ekonomi koperasi adalah lembaga yang paling tepat untuk Korps Menwa. Karena menwa memiliki jiwa korsa dan jiwa kebersamaan. Sejak dalam proses pendidikan latsar, komponen Korps Menwa sudah dididik untuk solid. Di samping itu, kepentingan menwa juga relatif sama. Misalnya dalam hal pakaian, tanda/simbol, baret, topi, sepatu, dll. Secara teoritis, koperasi bisa kuat, bila para anggotanya memiliki kepentingan yang sama dan jiwa kebersamaan. Semua persyaratan itu, tampaknya sudah dipenuhi dalam keanggotaan koperasi korps menwa. Tinggal sekarang adalah, komitmen, kerja keras, pengabdian, dan kejujuran pengelolanya.
Ketua Korps Menwa Prov. Bali, Bagus Ngurah Rai, BA, SH, MBA, MM mengatakan bahwa, pembentukan koperasi ini, memakan waktu persiapan yang cukup lama. Banyak pertimbangannya. Diantaranya, apakah akan mendapat dukungan anggota, apakah ada anggota yang mampu mengelola dengan seksama, dan apakah akan mampu bersaing dengan berbagai lembaga ekonomi yang sudah eksis.”Kita sudah mengadakan pertemuan berkali-kali, sebelum mengundang tenaga penyuluh dari dinas koperasi” katanya. Akhirnya dengan dilandasi oleh semanagat pejuang kemerdekaan, maka koperasi akhirnya disepakati untuk dibangun.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ugrasena Membangun, Drs. Made Dharma Putra, MM mengatakan bahwa pihaknya ingin membangun kesejahteraan bagi anggota Korps Menwa di Bali. “Kita tidak ingin hanya sekedar kumpul-kumpul, teriak-teriak dan baris berbaris” katanya. Diakuinya bahwa kegiatan semacam itu memang sangat baik. Tetapi tidak cukup dalam suasana masyarakat yang masih memerlukan dukungan ekonomi, karena pengaruh globalisasi yang bertubi-tubi.
Diharapkan dengan dibangunnya lembaga koperasi, maka anggota yang memiliki pengalaman di bidang ekonomi, bisa membantu rekannya yang lain. Ia meminta dukungan internal yang tulus ikhlas, dan bila mungkin ada dukungan eksternal kuat. Dengan demikian, cita-cita untuk mensejahterakan anggota Korps Menwa Bali bisa segera terwujud. Bila bisa terwujud, maka semangat juang komponen Korps Menwa akan semakin meningkat, dalam menegakan empat pilar kebangsaan.
Doa restu dari berbagai pihak Kami ucap terimakasi diantaranya.dukungan dari Korps Menwa Indonesia Pusat, Keluarga Besar Gugus Kebangsaan Provinsi Bali. kalangan Media diantaranya At News, Siliwangi News Mahawarman News dan Steakholder laiinya dari Puri Sekar Tunjung Florist Ayam Betutu Gilimanuk
Ketua Koperasi KK CSN Yuli Parlin menyampaikan terimakasih atas diberikan tempat oleh Manajemen Monomen Perjuaangan Bangsal (MPB) melasanakan kegiatan dikawasan MPB semoga Bermanfaat bagi generasi baru Indonesia. (WW/MDP66/001)