Banner Bawah

Anomali Kepemimpinan, Wacana Presiden 3 Periode dan Penundaan Pemilu 

Admin - atnews

2022-04-01
Bagikan :
Dokumentasi dari - Anomali Kepemimpinan, Wacana Presiden 3 Periode dan Penundaan Pemilu 
Slider 1

Oleh Jro Gde Sudibya
Jagat politik kita kembali riuh dengan wacana Presiden 3 periode dan penundaan pemilu yang dilansir oleh beberapa elite politik, termasuk mereka yang menjabat menteri. Di tengah realitas ekonomi penuh tekanan: antre dan tingginya harga minyak goreng, kenaikan harga komoditas pangan dan naiknya harga minyak. Terjadi kontradikisi disini, masyarakat menengah bawah bergelut untuk bisa bertahan hidup, tetapi sebagian  elitenya secara vulgar menunjukkan besarnya libido untuk mempertahankan kekuasaan, dengan cara " menelikung " konstitusi.
Presiden dalam berbagai kesempatan menyatakan untuk taat dan tegak lurus dengan konstitusi, yang maknanya "terang benderang" : menolak penundaan pemilu dan jabatan Presiden 3 periode.
Tetapi aneh bin ajaib, sejumlah menteri  yang nota bene bawahan Presiden, dengan rasa percaya diri terus melontarkan pendapat penundaan pemilu dengan argumentasi yang lemah dan bahkan dinilai mengada-ada.
Dari perspektif kepemimpinan para menteri tersebut telah melakukan "pembangkangan" terhadap keputusan dan pilihan politik Presiden. Dari perspektif kepemimpinan dan aspek managerial, timbul kesan terjadinya anomali kepemimpinan, di tengah tekanan ekonomi rakyat yang berat.
Para pengamat memahami ungkapan: "politic is the art of posibility",  politik adalah seni dalam mengelola kepemimpinan. Dengan sikap Presiden di atas, dan risiko politik dari pemundaan pemilu dan wacana Presiden 3 periode, yang menurut pendapat seorang sosiolog bisa menimbulkan konflik horizontal, sudah sepantasnya Presiden menegur para menteri diatas, sehingga polemik politik yang tidak bermutu, menguras energi masyarakat dapat diminimalkan.
Anomali kepemimpian dapat dihilangkan,  kewibaan Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan kembali terpulihkan.
Kualifikasi kepemimpinan ini penting di menyongsong pertemuan G 20, dimana Indonesia pada posisi presidensi dan suhu politik yang diperkiran terus meningkat menjelang Pilpres dan Pilkada 14 Februari 2024. Presiden sedang mengukir sejarah, rakyat mengharapkan beliau mampu mengukir " tinta emas " kesejarahan buat bangsa dan negara.
*) Jro Gde Sudibya, ekonom, pemgamat ekonomi politik.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bali Meningkatkan Produktivitas Pertanian 

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng