Pemerintah Harus Duduk Bersama Cegah WBD Jatiluwih Dicabut UNESCO
Banner Bawah

Pemerintah Harus Duduk Bersama Cegah WBD Jatiluwih Dicabut UNESCO

Artaya - atnews

2019-05-07
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pemerintah Harus Duduk Bersama Cegah WBD Jatiluwih Dicabut UNESCO
WBD Kawasan Subak Jatiluwih
Denpasar, 7/5 (Atnews) - Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof Raka Sudewi mengharapkan pemerintah duduk bersama menjaga warisan budaya dunia (WBD) Kawasan Subak Jatiluwih.
Oleh karena kawasan itu yang masuk daftar WBD oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2012 terancam dicabut.
“WBD yang adiluhung patut dijaga untuk dilestarikan. Diperlukan waktu dan ruang untuk komunikasi  dan kordinasi antar pihak terkait untuk mewujudkannya agar lingkungan tetap terjaga dan juga memberikan manfaat  kepada masyarakat,” kata Prof Sudewi di Denpasar, Selasa (7/5).
Ia mengatakan, pihaknya mendorong agar adanya koordinasi yang intensif dalam memecahakan permasalahan tersebut.
Upaya itu dalam menjaga kelestarian dan menjaga citra pariwisata karena daerah tersebut sebagai tujuan wisatawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dr I Wayan Adnyana menambahkan, pihak pemerintah daerah, masyarakat subak, dan pemangku kepentingan duduk bersama untuk menemukan kesepakatan bersama.
Dalam menentukan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan, sehingga WBD Catur Angga Batukaru tetap terawat dan terjaga kelestariannya.
Pelestarian itu dapat dikelola dalam mensejahterakan masyarakat petani. (ART/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sertijab, Kabasarnas Launching Buku  "Bekerja dengan Hati"

Terpopuler

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif