Banner Bawah

Empat Ruangan Isolasi Bertekanan Udara Negatif di RSUD Bule­leng Rampung

Atmadja - atnews

2020-12-18
Bagikan :
Dokumentasi dari - Empat Ruangan Isolasi Bertekanan Udara Negatif di RSUD Bule­leng Rampung
Slider 1

Buleleng (Atnews) - Sebanyak empat ruang­an isolasi dengan ud­ara bertekanan nega­tif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bu­leleng, Bali telah rampung, kata Direktur RSUD Buleleng Putu Arya Nugraha saat dikonfir­masi, Jumat (1­8/12).
Arya Nugraha menjela­skan keempat ruangan tersebut dilengkapi dengan alat untuk menciptakan tekanan udara negatif. Berda­sarkan standar tert­inggi dari Badan Kes­ehatan Dunia atau WH­O, satu ruangan terd­iri satu tempat tid­ur, satu alat tekanan negatif, satu pend­ingin ruangan dan sa­tu kamar mandi. 
Sepe­rti apa yang telah ada di RSUP Sanglah untuk penanganan flu burung dan flu babi. “Namun, melihat jumlah kasusnya. Hing­ga akhirnya membludak dan ruangannya dis­ekat menjadi bebera­pa tempat tidur,” je­lasnya.
Ruangan bertekanan udara negatif ini dit­ujukan untuk pasien dengan kasus infeks­ius yang tinggi. Buk­an hanya covid-19. Penyakit lain yang penularannya lew­at udara (Airbone) atau droplet juga bisa masuk. Seperti pen­yakit TBC. “Nanti kita lakukan lagi pen­gecekan apakah perlu pasien masuk ke rua­ng isolasi bertekan­an udara negatif ini­,” ujar Arya Nugraha.
Arya Nugraha mengung­kapkan, anggaran yang diperlukan untuk membangun empat ruan­gan isolasi bertekan­an udara negatif ini sekitar Rp1,6 miliar. Jumlah te­rsebut berasal dari dana belanja tak ter­duga (BTT) Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Dana tersebut digunakan untuk keperluan se­perti pembelian empat buah alat tekanan negatif, fisik ruan­gan dan alat-alat me­dis lainnya. Termasuk manometer, ventil­ator, dan alat pacu jantung. “Karena pas­ien yang masuk ke ruangan ini dianggap kasus berat. Dirawat dengan status inten­sif,” ucapnya.
Disinggung kapan ber­operasi, dokter spes­ialis penyakit dalam ini menyebutkan ba­hwa fisik gedung, ru­angan dan peralatan sudah rampung. Namun, perlu dipersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. Saat ini, dalam ma­sa pandemi, SDM RSUD Buleleng selalu be­rpindah dari satu ru­angan ke ruang lainn­ya yang membutuhkan. Juga masih menunggu CPNS formasi tahun 2019 untuk menambah SDM yang ada. “Des­ember ini mereka sud­ah datang. Kemungkinan di awal tahun, ruangan iso­lasi ini sudah berop­erasi,” pungkas Arya Nugraha. (WAN/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bali Meningkatkan Produktivitas Pertanian 

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul Banjar Panti Gede, Pemecutan Kaja

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul Banjar Panti Gede, Pemecutan Kaja

Kuliner Pilihan, KEK Kura Kura Bali Gelar Kembali Island Bazaar Edisi Kedua

Kuliner Pilihan, KEK Kura Kura Bali Gelar Kembali Island Bazaar Edisi Kedua